Soal Kelayakan Ganti Rugi Lahan, Tim Appraisal Tol Padang – Pekanbaru Diganti


Jumat, 19 Juli 2019 - 19:40:58 WIB
Soal Kelayakan Ganti Rugi Lahan, Tim Appraisal Tol Padang – Pekanbaru Diganti Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM — Tim appraisal pembebasan lahan ruas tol Padang Pariaman–Pekanbaru telah secara resmi diganti. Berbeda dengan yang sebelumnya, tim appraisal yang baru ini dinilai lebih profesional dan adil dalam menentukan harga tanah yang akan dibebaskan.

"Menurut kami, tim appraisal yang sekarang lebih dibandingkan dengan yang sebelumnya. Saya tidak terlalu ingat teknis dan detail harganya seperti apa. Cuma yang setahu saya, untuk lahan di ruas 0–0,4 km, yang sebelumnya hanya dihargai Rp 300.000 per meter, sekarang sudah harganya sudah menjadi lebih dari Rp 1 juta per meter. Malahan, ada yang dapat sampai Rp 1,3 juta per meter," kata Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni usai menghadiri Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama antara Pemprov Sumbar dengan Kanwil BPN Sumbar dan Kanwil DJP Sumbar dan Jambi di Auditorium Gubernuran, Kamis (18/7).

Ia menyebut, sebagian besar pemilik lahan telah setuju dengan nilai ganti rugi yang ditetapkan oleh tim appraisal yang baru ini. "Tinggal lagi pengalihan kepemilikan lahan di notaris. Setelah ini seleaai, baru uang ganti rugi dibayarkan," ujar Ali.

Selain penggantian tim appraisal, penggantian trase tol yang melewati Lubuk Alung dan Sicincin juga tampaknya tidak menemui kendala. Ali Mukhni mengatakan trase yang telah tiga kali diganti tersebut telah disetujui baik oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) maupun masyarakat setempat. Sekarang pihaknya hanya menunggu SK Penetapan Gubernur Sumbar.

"Insya Allah masyarakat setuju dwngan trase yang baru ini. Untuk lokasinya sendiri, kami sudah menetapkan lokasi yang paling minim penduduknya. Yang jelas, 250 unit rumah penduduk yang dilewati oleh trase yang lama, tidak kena oleh trase yang baru," ujarnya.

Di samping itu, ia juga menambahkan bahwa Pemkab Padang Pariaman telah menerima surat pernyataan setuju dari Wali Nagari, Ketua KAN, dan Camat di daerah yang dilewati oleh trase yang baru. Hanya saja, kementerian juga meminta pihaknya ikut menyertakan surat persetujuan dari para pemilik lahan.

"Intinya masyarakat sudah setuju. Namun dari kementerian ingin kalau bisa ada pernyataan tertulis. Nah, ini yang sedang kami usahakan. Insya Alla dalam satu atau dua hari ke depan bisa selesai," katanya. (*)


Reporter : Dani /  Editor : DavidR


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM