Gara-gara Pengeboran Ilegal, Sumur Minyak Semburkan Lumpur di Sumsel


Sabtu, 20 Juli 2019 - 22:58:34 WIB
Gara-gara Pengeboran Ilegal, Sumur Minyak Semburkan Lumpur di Sumsel Semburan lumpur di Musi Banyuasin (Muba)/Foto: Dok. Humas Pemkab Muba

PALEMBANG, HARIANHALUAN.COM - Semburan lumpur setinggi 30 meter mengandung minyak dan gas terjadi di Kaliberau, Bayung Lencir, Musi Banyuasin, Sumsel. Lumpur itu disebut berasal dari pengeboran illegal.

Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza yang menerima laporan semburan lumpur ini langsung merespos. Dodi meminta SKK Migas untuk segera melakukan tanggap darurat semburan yang terjadi pada Jumat (19/7).

"Saya sudah meminta SKK Migas untuk segera menutup sumber semburan itu. Termasuk juga upaya agar melakukan penanggulangan di lokasi," ujar Dodi dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/7/2019).

Menurut Dodi, upaya menutup semburan lumpur harus dilakukan agar tidak berdampak kepada masyarakat. Dodi juga meminta semua pihak mulai dari dinas, kecamatan serta perangkat desa turun tangan.

"Pihak Kecamatan sudah diminta turun langsung ke lapangan dan bekerja sama dengan pihak SKK Migas agar menutup semburan lumpur tersebut," katanya. 

Sementara itu, Kepala DLH Musi Banyuasin, Andi Wijaya Busro mengatakan berdasarkan hasil pantauan, semburan lumpur tidak berbahaya. Namun pihaknya sudah berkoordinasi dengan SKK Migas untuk segera melakukan penutupan.

"Ini juga berdasarkan arahan Pak Bupati untuk segera ditindaklanjuti agar jangan sampai menganggu aktivitas masyarakat setempat," katanya.

Saat ini pihak DLH Muba bersama perangkat Desa dan Kecamatan sudah ke lokasi semburan dan berkoordinasi dengan pihak SKK Migas.

Sementara, Humas SKK Migas wilayah Sumbagsel Andi Arie mengatakan SKK Migas sudah menerima laporan terkait Kontraktor Kontrak Kerjasama Migas di lokasi semburan. Pihak kontraktor terkait yakni Pertamina Hulu Energi Jambi Merang dan Pertamina EP Aset 1 Jambi.

Andi memastikan semburan setinggi 20-30 meter tersebut tidak teridentifikasi gas H2S yang berbahaya. Yang saat ini teridentifikasi semburan berupa material lumpur dan batuan.

"Masing-masing General Manager KKKS PHE Jambi Merang dan Pertamina Aset 1 Jambi sudah memberikan masukan-masukan kepada TNI- Polri. Koordinasi sudah dilakukan dan SKK Migas minta keselamatan harus diutamakan," kata Andi.

Andi mengatakan, semburan lumpur yang terjadi hari ini akibat dari aktivitas pengeboran liar. Andi memastikan jika kegiatan pengeboran liar merupakan pelanggaran aturan.

"Kalau SKK Migas-KKKS akan sangatlah mendukung secara teknis untuk adanya penutupan sumur pengeboran liar yang ada. Tentunya dengan dukungan good governance dari Pemerintah Daerah dan arahan dari Ditjen Migas-KESDM. Maka KKKS siap membantu," katanya. (h/dtk)


 Sumber : detikNews /  Editor : HSP


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 28 Oktober 2019 - 12:57:39 WIB

    Tragis, Gara-gara Selfie di Jalan Sekeluarga Tewas Ditabrak Truk

    Tragis, Gara-gara Selfie di Jalan Sekeluarga Tewas Ditabrak Truk LAMPUNG SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Ini peringatan bagi pengendara sepeda motor, jangan melakukan selfie di pinggir jalan. Jika tetap nekat, maka maut akan menjemput nyawa Anda..
  • Senin, 19 Agustus 2019 - 14:15:22 WIB

    Gara-gara Masalah Lahan, Ismail Dibacok Tetangganya Sendiri

    Gara-gara Masalah Lahan, Ismail Dibacok Tetangganya Sendiri PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM – Diduga ada permasalahan lahan, dua keluarga yang merupakan tentangga cekcok dan berujung pada pembacokan terhadap Ismail alis Buyung (36) yang mengakibatkan luka di lengan kirinya..
  • Rabu, 31 Juli 2019 - 11:17:50 WIB

    Ternyata Gara-gara Selingkuh, Hakim Pengadilan Militer Ini Dipecat

    Ternyata Gara-gara Selingkuh, Hakim Pengadilan Militer Ini Dipecat JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Komisi Yudisial (KY) mendapat sejumlah rintangan saat proses investigasi dari HM, Hakim Militer yang baru saja dipecat oleh Majelis Kehormatan Hakim (MKH). MH diberhentikan dengan hormat karena m.
  • Ahad, 02 Juni 2019 - 00:45:24 WIB

    Gara-gara Anjing, Toyota Rush Tercebur di Sungai Tarusan

    Gara-gara Anjing, Toyota Rush Tercebur di Sungai Tarusan PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Satu unit mobil Toyota Rush berwarna putih diketahui warga tercebur kedalam sungai pada ketinggian 7 meter dari tebing jalan nasional Padang-Bengkulu, tepatnya di kawasan Nagari Siguntur Tuo, Kecama.
  • Selasa, 03 Januari 2017 - 02:38:39 WIB

    Pembunuh Sadis di Pariaman Ditangkap Gara-Gara Telefon Seluler

    Pembunuh Sadis di Pariaman Ditangkap Gara-Gara Telefon Seluler PARIAMAN, HALUAN—Jajaran Polresta Pariaman berhasil menciduk pembunuh pensiunan guru agama Zaimah Yacub (65) yang terjadi di Toboh Palabah Pariaman Selatan, Kota Pariaman pada Jumat (29/12) lalu..

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM