Duel dengan Babi Hutan, Jaja Terkapar Bersimbah Darah


Ahad, 28 Juli 2019 - 01:21:33 WIB
Duel dengan Babi Hutan, Jaja Terkapar Bersimbah Darah Babi hutan masuk permukiman warga di Kampung Cangklek, RT 01 RW 02, Desa Gegerbitung Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. (Foto: istimewa)

SUKABUMI, HARIANHALUAN.COM – Seekor babi hutan tiba masuk perkampungan di Kampung Cangklek, RT 01 RW 02 Desa Gegerbitung Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Sabtu (27/7) siang sekitar pukul 14.00 wib.

Salah seorang warga, Jaja (56) warga setempat yang berpapasan dengan babi tersebut langsung di serang. Jaja pun yang baru turun dari hutan juga menghadang sang babi dengan sebilah parang yang dipegangnya. Namun belum sempat tepat sasaran ke tubuh babi, jaja terkapar diseruduk oleh babi hutan yang cukup besar tersebut.

Jaja (56) terkapar bersimbah darah. Pergulatan Jaja melawan hewan liar tersebut berujung luka parah pada bagian kaki dan tangan.



Awalnya, warga dikejutkan dengan kemunculan seekor babi hutan masuk area permukiman. Khawatir membahayakan jiwa warga, sejumlah pria mencoba mengepung dan mengusir babi bertaring itu. Rupanya, dari arah lain, Jaja yang berjalan pulang usai mengambil bambu di gunung, tak sengaja berhadapan dengan satwa berbulu hitam ini.

"Korban berpapasan dengan babi hutan. Posisinya memang babi itu tengah dikejar warga karena masuk ke perkampungan," ujar Rudi (24), warga setempat.

Babi tiba-tiba menyerang Jaja. Seketika pria tersebut mengeluarkan golok.

"Korban terjatuh setelah menyabet golok ke tubuh babi," ucap Rudi.

Menurut Rudi, babi berukuran besar itu beberapa kali menyeruduk Jaja yang terjatuh selagi berupaya melawan dan menghindar. Melihat babi ngamuk dan menyerang Jaja, beberapa warga mengalihkan perhatian. Babi panik, lalu kabur.

"Korban langsung dibawa ke RSUD R Syamsudin SH. Ada luka terbuka di kaki, sepertinya akibat caling (taring) hewan itu. Setelah menyerang korban, babi langsung lari ke arah hutan," tutur Rudi.

Kepala Desa Gegerbitung Wawan Beng Ruswanda membenarkan seekor babi hutan yang melukai warganya. Meski terus diburu warga, babi meloloskan diri ke rimbunan hutan di kawasan Gunung Masigit.

"Babi itu berasal dari kawasan gunung. Turun ke kawasan penduduk karena kelaparan. Warga tadi hanya berusaha mengusir hewan itu. Korban yang luka diketahui bernama Jaja yang baru pulang mencari bambu," ucap Wawan. (*)

 Sumber : dtk.com /  Editor : DavidR

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]