Warga Limapuluh Kota Diimbau untuk Waspadai Bencana Kebakaran


Ahad, 28 Juli 2019 - 15:33:56 WIB
Warga Limapuluh Kota Diimbau untuk Waspadai Bencana Kebakaran TERIMA BANTUAN -- Wali Nagari Labuah Gunung Khairul Hadi menerima bantuan sejumlah uang dalam apmlop dari bupati Irfendi untuk memantu warga korban kebakaran salah seirang warganya. Zulkifli

LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM - Kabupaten Limapuluh Kota, sudah memasuki musim kemarau, sudah jarang turun hujan sejak sebulan terakhir. Karena itu, Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, mengajak masyarakat daerah ini untuk hati hati dan selalu waspada dengan musibah kebakaran. Karena itu, belakangan ini telah membuat suhu udara relatif panas dan rawan terjadinya amukan sijago merah.

“Sekaitan dengan hal itu, kita mengajak semua masyarakat di Kabupaten Limapuluh Kota, untuk mewaspadai ancaman kebakaran baik lahan maupun bangunan rumah. Lagipula saat ini sudah kejadian kebakaran lahan di sejumlah daerah di Indonesia,” ujar Irfendi didampingi Kalaksa BPBD setempat Jhoni Amir dan pejabat lainnya, di hadapan jajaran pemerintahan Nagari Labuah Gunung, Lareh Sago Halaban, saat mengunjungi salah satu rumah warga yang ditimpa bencana kebakaran, sekaligus memberikan bantuan beras dan uang kepada yang tertimpa bencana kebakaran, Sabtu (27/7)

Dikatakannya, guna mengantisipasi bencana amukan sijago merah di masing masing nagari, Irfendi meminta semua masyarakat benar-benar waspada dan berhati-hati terhadap sumber api yang mampi memicu kebakaran. Untuk itu, warga jangan sampai melakukan kegiatan pembakaran sampah di tempat-tempat yang bisa sebagai pemicu terjadinya kebakaran.

Tak hanya itu, kepada para wali nagari se Limapuluh Kota, perlu mengajak masyarakat di nagarinya masing masing, supaya tidak melakukan pembakaran dalam membuka lahan perkebunan. Sebab dikhawatiran api berpindah ke perkebunan warga lain yang relatif sulit untuk memadamkannya. “Kita tidak membenarkan jika kegiatan pembukaan lahan pertanian dilakukan dengan cara membakar,” ulasnya.

Selain itu bupati juga berharap, terhadap para ibu rumah tangga dan meminta supaya mereka hati-hati terhadap api kompor atau tungku jangan tinggalkan kalau api sedang menyala. “Dikhawatirkan bara api tungku di dapur merembes ke benda yang mudah terbakar dan menimbulkan bencana kebakatran yang akan menimbulkan kerugian harta, bahkan nyawa,” tuturnya.

“Kita berharap setiap ibu rumah tangga dan para perokok tidak membuang punting rokok yang masih ada apoya disembarang tempat, apalagi di semak semak ketika pergi berbiru agar bernar-benar memastikan api rokok sudah padam sebelum dibuang dan meninggalkan tempat,”ujar Irfendi.

Diingatkannya, seluruh warga meningkatkan kewaspadaannya terhadap listrik, lampu teplok atau lilin serta obat nyamuk bakar. Sebab, selama ini tak jarang kebakaran rumah disebabkan api lilin atau obat nyamuk serta korsleting listrik. “Masyarakat kita imbau supaya selalu hati-hati menggunakan lilin atau menempatkan obat nyamuk serta rutin melakukan pengecekan kabel-kabel listrik di rumah masing masing, agar tergindar dari kebakaran,”pungkasnya. (h/zkf)

Reporter : Zulkifli /  Editor : HSP
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]