Hujan Badai di Payakumbuh, 3 Lokal MAN 2 Rusak Ditimpa Pohon


Senin, 29 Juli 2019 - 15:01:43 WIB
Hujan Badai di Payakumbuh, 3 Lokal MAN 2 Rusak Ditimpa Pohon Sejumlah personel Satpol PP dan Damkar Payakumbuh memotong dan membersihkan dahan pohon yang menimpa ruang kelas MAN 2 Payakumbuh, Senin (29/7). ARIE
PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM - Hujan badai yang melanda Kota Payakumbuh, Minggu sore (28/7) membuat sejumlah pohon tumbang. Salah satunya pohon durian di samping MAN 2 Payakumbuh, Tanjung Gadang, Payakumbuh Barat. Akibatnya 3 lokal rusak dan kegiatan belajar mengajar dialihkan ke ruangan lain. 
 
"Iya, kemarin sekitar pukul 15.45 WIB pohon durian yang disamping sekolah tumbang. Padahal waktu itu masih ada siswa yang sedang belajar di lokal sebelahnya. Namun syukur, pohon tersebut tidak mengenai siswa kami," ujar Kepala MAN 2 Payakumbuh Alex Sandra, Senin (29/7).
 
Kejadian tersebut Alex laporkan kepada beberapa pihak terkait untuk menanggulangi kejadian tersebut. "Kemarin kami langsung menelpon dan kirim melalui WA kepada pihak terkait seperti Kemenag, BPBD, Kanwil, dan PLN. Alhamdulillah kemarin sudah ada yang turun. Namun PLN yang agak lambat turun mungkin karena banyak jaringan kabel yang perlu diperbaiki," tuturnya.
 
Alex pun mengucapkan terima kasih kepada Pemko Payakumbuh melalui Satpol PP dan Damkar, BPBD, Dinas Sosial, dan lain-lain yang telah membantu tanggap darurat atas musibah ini. "Khususnya kepada pak wakil wali kota yang sudah turun pagi ini. Kami berharap bantuan secara moril dan materil," ujarnya.
 
Dikatakan Alex, ditaksir dari 3 lokal yang rusak, kerugian lebih kurang mencapai Rp 300 juta. "Untuk sementara, sebanyak 100 siswa kegiatan belajarnya kami alihkan ke labor, aula, dan musala. Karena ini ruang belajar tentu perlu gerak cepat untuk menanggulanginya," ucap Alex.
 
Sementara itu Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz turut prihatin atas musibah yang menimpa MAN 2. Ia berharap para guru dan siswa bersabar dan tetap semangat untuk belajar. "Kepala sekolah bisa membuat perhitungan anggaran untuk diajukan kepada kepala daerah sehingga bisa segera ditangani," ucapnya.
 
Erwin mengingatkan kepada sekolah maupun masyarakat, kondisi seperti ini sebetulnya bisa diantisipasi dengan melihat lingkungan dan dampaknya. Pohon-pohon yang secara umur sudah riskan sudah harus ditata dan dilakukan peremajaan. "Karena biaya yang ditimbulkan akibat musibah seperti ini jauh lebih besar. Semoga kota kita terhindar dari musibah di masa yang akan datang," katanya. (h/mg-ari)

Reporter : Arie Alfikri | Editor : HSP
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]