Kader PKK Kelurahan Tanah Lapang jadi Penggiat Anti Narkoba


Senin, 29 Juli 2019 - 15:11:06 WIB
Kader PKK Kelurahan Tanah Lapang jadi Penggiat Anti Narkoba Foto bersama Kepala BNNK Sawahlunto dengan penggiat anti Narkoba kader PKK Kelurahan Tanah Lapang. RIKI YUHERMAN
SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Sawahlunto gelar bimbingan teknis penggiat anti narkoba dilingkungan masyarakat yang diikuti oleh 20 orang kader PKK Kelurahan Tanah Lapang, Senin (29/7) di Hotel Ombilin setempat. Kegiatan itu juga untuk membentuk penggiat anti Narkotika sekaligus  kelurahan bebas dari penggunaan, pemakaian serta peredaran gelap Narkotika.
 
Kepala BNNK Sawahlunto Drs. Guspriadi. MM mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas SDM penggiat di masyarakat melalui komunikasi, informasi dan edukasi bidang  pencegahan, pemberantasan pemakaian dan peredaran gelap Narkotika (P4GN) baik secara individu maupun organisasi.
"Kita juga ingin mewujudkan peranserta masyarakat yang secara mandiri, sukarela dan berkelanjutan dengan mensosialisasikan P4GN dilingkungan masyarakat Sawahlunto serta membentuk penghiat anti narkoba dilingkungan kota kususnya Kelurahan Tanah Lapang," katanya.
 
Guspriadi juga menambahkan, untuk melaksanakan prigram penanggulangan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba BNNK Sawahlunto mengajak seluruh stakehokder terkait untuk berperanserta. Permasalahan Narkoba lanjutnya, tidak bisa dibebankan saja kepada BNN tapi butuh dukungan dan kerjasama semua elemen termasuk masyarakat.
"Khusus untuk kader PKK yang notabene merupakan ibu ibu rumahtangga, sangat memiliki peran penting dalam membentengi anggota keluarganya dari pengaruh barang haram tersebut," ujarnya.
 
Dari lingkungan keluarga lanjutnya, ibu ibu PKK ini bisa menjadi duta anti narkoba dilingkungan organisasinya sehingga narkoba yang terbukti telah merusak masa depang bangsa itu dapat dicegah dan diberantas secara bersama sama.
 
Guspriadi menilai, hubungan emosional kader PKK yang notabenenya adalah ibu dari anak anaknya menjadi faktor penting dalam mencegah anggota keluarganya dari pengaruh barang haram tersebut. Melalui pendekatan emosional inilah akan terbangun komunikasi dan pembentengan dari Narkotika yang saat ini telah merambah seluruh sendi kehidupan masyarakat.
"Ibu ibu PKK dan masyarakat bisa berperan aktif untuk melaporkan kepada BNNK Sawahlunto bila melihat adanya peredaran Narkotika di sekitar rumah dan lingkungannya. Saya berharap kader PKK bisa menjadi perpanjangan tangan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan Nakotika di Sawahlunto," ujarnya.(h/rki)

Reporter : Riki Yuherman | Editor : HSP
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]