Terminal Bareh Solok Kian Tak Terurus


Kamis, 01 Agustus 2019 - 17:33:01 WIB
Terminal Bareh Solok Kian Tak Terurus Terminal Bareh Solok di Kota Solok terlihat sangat kokoh, namun jika ditinjau ke dalam, banyak kios yang lapuk dan pintunya copot karena tidak terurus sama sekali.ALFIAN

SOLOK, HARIANHALUAN.COM – Kondisi bangunan terminal Bareh Solok di Kota Solok bagaikan tidak terurus sama sekali. Sejumlah kios di lokasi terminal banyak yang rusak dan perkayuan lapuk seperti dimakan usia bahkan di bagian belakang juga banyak pintu kios copot.

 

Baca Juga : Banjir Bandang Tapan, Warga Memilih Tidur di Musala

Dari pantauan Haluan di Terminal Bareh Solok, pasca menjamurnya maskapai penerbangan sejak 2003 lalu, kemudian diperparah dengan pengaruh era reformasi, banyak kendaraan angkutan kota dalam provinsi yang tidak lagi ngetem di terminal. Tidak masuknya angkutan kota dalam provinsi membuat terminal sepi.

 

Baca Juga : Menlu Retno: Indonesia Terus Dukung Palestina

Tidak hanya itu, malahan angkutan perdesaan juga berkurang akibat menjamurnya ojek roda dua dan travel liar yang melayani antar kota dalam provinsi.

Persaingan ketat angkutan dalam kota baik legal dan ilegal mempengaruhi keramaian bongkar muat di Terminal Bareh Solok. Sepinya terminal dari aktivitas bongkar muat berdampak pada aktivitas pedagang sehingga banyak kios yang kosong.

Di terminal itu ada lebih kurang 40 kios baik bagian depan dan belakang, kios-kios itu memiliki ukuran berbeda-beda. Penempatan kios itu diperuntukkan untuk berjualan dan penjualan tiket angkutan antar kota dalam provinsi dan antar kota antar provinsi. Namun hanya 1/3 kios yang terisi, sebagain kios banyak yang kosong.

Lantaran banyak yang kosong, pintu-pintu kios banyak yang copot bahkan sampah berserakan, ibarat bangunan ditinggal penghuni, kecuali bagian depan masih ada yang layak pakai karena ditempati pedagang dan tempat penjualan tiket bus.

Kepala Terminal Bareh Solo Pasdian yang ditanya Haluan tentang kondisi bangunan fisik terminal mengakui namun untuk merehabnya perlu penyerahan sertifikat dari Pemerintah Kota Solok pada Direktur Jenderal Perhubungan Darat.

Pasca diambil alihnya pengelolaan Terminal Bareh Solok dari Pemerintah Kota Solok pada Dirjen Perhubungan Darat, baru pengelolaan yang dilaksanakan sementara penghitungan aset belum.

Penyerahan aset tentu diikuti dengan penyerahan sertifikat, mana yang masuk kawasan terminal dan mana yang tidak. Pihak Balai Wilayah III di Padang juga sedang menelusuri persoalan itu.

“Jika Pemda Kota Solok sudah menuntaskan aset yang diserahkan pada pemerintah pusat tentu dilakukan langkah-langkah renovasi Terminal Bareh Solok,” papar Pasdian.

Saat ini Diren Perhubungan Darat melalui Balai Wilayah III belum bisa berbuat apa-apa untuk merenovasi Terminal Bareh Solok karena belum tuntasnya penyerahan aset tersebut.

Jika sertifikat sudah diserahkan baru pihak balai mengajukan perbaikan karena nantinya akan muncul wajah baru terminal Bareh Solok sesuai kebutuhan sekarang.(h/alf)

Reporter : Alfian | Editor : HSP
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]