Pasar Rakyat di Kota Solok Belum Juga Dimanfaatkan


Kamis, 01 Agustus 2019 - 17:34:20 WIB

SOLOK, HARIANHALUAN.COM – Pasar rakyat yang dibangun di kawasan Terminal Bareh Solok Kota Solok dipertanyakan pemanfaatannya karena sudah 2 tahun sejak dibangun belum ada tanda-tanda dioperasionalkan sehingga terkesan sebagai sebuah monumen saja.

Lokasi bangunan persis di depan pintu gerbang masuk terminal Bareh Solok saban hari menjadi pemandangan yang menyeramkan bagi masyarakat yang lalu lalang. Pasalnya bangunan yang dipagar dengan seng itu sudah ditumbuhi semak belukar. Seakan-akan bangunan sejarah tanpa ada yang merawatnya.

Setiap saat orang selalu bertanya-tanya pada petugas terminal Bareh Solok tentang bangunan permanen karena didepannya tertulis pasar rakyat Kota Solok.

Kenyataan di lapangan setelah 2 tahun dibangun tidak dimanfaatkan oleh rakyat yang hendak berjualan di areal pasar itu.

“Sepertinya Pemerintah Kota Solok kurang perencanaan karena setelah dibantu pemerintah pusat membangun pasar rakyat, lalai dalam pemanfaatan,” ujar Ketua Komisi II DPRD Kota Solok Daswippetra Dt Mjj Alam.

Pemerintah Kota Solok, katanya, jangan sampai membangun monumen-monumen sejarah. “Setiap pembangunan yang dilaksanakan haruslah ada manfaatnya bagi kepentingan masyarakat banyak. Kita harus sukses membangun dan sukses juga untuk pemanfaatannya,” papar calon terpilih anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat ini.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi Perdagangan Perindustrian (Koperindag) Kota Solok melalui sekretarisnya Mailov Zuswita menjawab Haluan di kantornya, Rabu (31/7), mengakui kalau pasar rakyat yang dibangun melalui APBN belum dimanfaatkan. Molornya pemanfaatan lantaran belum adanya areal parkir dan pagar sekeliling.

Pasar rakyat itu dibangun dengan dana Rp 6 miliar bersumber dari APBN 2017. Setelah pembangunan selesai ternyata masih perlu melengkapi fasilitas lainnya, seperti areal parkir dan pagar. Di dalam pasar dilapisi keramik, sementara halaman masih tanah, tentu saja orang yang masuk pasar menjadi kurang nyaman.

Tahun 2019 ini, kata Mailov, dianggarkan pembangunan areal parkir dan pagar sekeliling, setidaknya dikucurkan dana Rp1,2 miliar untuk pembangunan pagar dan lapangan parkir, termasuk gapura.

“Kalau tidak salah saat ini sedang proses tender. Dinas Koperindag merencanakan peresmian pasar rakyat itu pada saat hari Ulang Tahun (HUT) Kota Solok ke- 49, 16 Desember nanti,” katanya.

Calon pedagang yang hendak menempati pasar rakayat Kota Solok itu berasal dari pedagang yang aktif berjualan di jalan lingkar Koto Panjang Pasar Solok, jalan lingkar itu sesuai perencanaan dibebaskan dari aktifitas jual beli.

Rata-rata yang berdagang di jalan lingkar Koto Panjang itu pedagang sayuran, lantaran sudah sumpek perlu dilakukan perluasan pasar ke kawasan Terminal Bareh Solok.(h/alf)

 


Reporter : Alfian /  Editor : HSP


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM