Wow Indahnya! Ternyata Banyak yang Baru di Bukittinggi


Jumat, 02 Agustus 2019 - 08:19:41 WIB
Wow Indahnya! Ternyata Banyak yang Baru di Bukittinggi Air mancur menari yang diresmikan awal tahun lalu makin mempercantik dan memanjakan pengunjung di Kota Bukittinggi. dok/ist

“Tak terasa kita sampai lagi di penghujung pekan hari ini. Saatnya refresh liburan akhir pekan. Kemanakah anda liburan akhir pekan ini? Inilah kota wisata yang tak ada bosan-bosanya memberikan keindahan bagi pengunjungnya.”

 

Bagi yang belum pernah berkunjung ke Sumatra Barat, setidaknya pasti pernah mendengar nama Bukittinggi, kota dimana Jam Gadang berdiam. Tidak seperti jam-jam kebanyakan yang biasa Anda temukan, jam berukuran raksasa yang memiliki tinggi 26 meter dan dikenal sebagai Big Ben Rasa Rendang itu memang menjadi ikon wisata di kota ini. Namun tahukah Anda bahwa Bukittinggi masih memiliki beragam destinasi seru lainnya yang tidak kalah menarik?

  1. Pedesterian Jam Gadang makin cantik dengan air mancur menari warna-warni

Revitalisasi pedestrian Jam Gadang di Bukittinggi, Sumatera Barat yang dilakukan sejak Juli 2018 sudah selesai. Jam Gadang resmi kembali dibuka sejak Sabtu 16 Februari 2019 lalu. Kini taman Jam Gadang tampak lebih indah dengan adanya air mancur menari, dengan warna warni. Juga ada air terjun bertingkat.

Air mancur warna warni ini pertama di Sumatera. Semoga dengan adanya inovasi ini, berdampak terhadap kunjungan wisata ke Bukittinggi. Pedesterian memiliki tiga tingkat dimana lantai 3untuk parkir sepeda motor, lantai 2 ada mushalla, toilet dan kamar mandi.

  1. Dikelilingi Gunung Marapi dan Gunung Singgalang, hingga lembah indah di tengah kota

Disebut sebagai “Bukittinggi Kota Wisata,” kota ini memiliki segala pesona yang diidamkan wisatawan. Mulai dari wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya, wisata belanja hingga wisata kuliner semuanya lengkap ada di Bukittinggi. Berada pada ketinggian 909–941 meter di atas permukaan laut dengan iklim yang berkisar 16.1°C–24.9°C; membuat kota ini terasa sejuk sehingga sangat cocok untuk dinikmati sambil berjalan kaki atau sambil berbendi-bendi (kereta tradisional yang ditarik oleh kuda). Sambil menjelajah kota, Anda akan dibuat jatuh hati oleh panorama Gunung Marapi dan Gunung Singgalang yang mengelilingi kota dengan megahnya. Seolah tidak mau kalah, panorama lembah hijau raksasa di tengah kota yang dikenal sebagai Ngarai Sianok juga akan menawan Anda dengan pesonanya. Jangan bayangkan Anda akan menjelajah Ngarai Sianok dengan cara yang ekstrem, karena taman-taman untuk pejalan kaki sudah disediakan di Taman Panorama dan Taman Ngarai Maaram. Jika Anda punya stamina yang kuat, seluruh topografi indah di kota ini bisa leluasa Anda nikmati dengan mendaki Great Wall-nya Sumatra Barat yang bernama Janjang Koto Gadang (The Great Wall of Koto Gadang). Percaya lah begitu tiba di puncak, perjuangan Anda menaklukkan ratusan anak tangga ini tidak akan sia-sia.

  1. Lorong waktu sejarah Indonesia

Di sepanjang perjalanan, Anda akan menyadari bahwa Bukittinggi masih banyak didominasi oleh peninggalan bangunan bersejarah. Sejarah kota ini memang tidak terpisahkan dari sejarah Indonesia secara keseluruhan; mulai dari menjadi saksi sejarah awal kependudukan Belanda di era Perang Paderi, hingga mengusir penjajah Jepang dari tanah air. Anda bisa mendaki Benteng Fort de Kock yang digunakan oleh Belanda sebagai kubu pertahanan, atau merasakan sensasi mencekam di zaman kependudukan Jepang dulu dengan menelusuri Lobang Jepang. Bukittinggi juga menjadi tempat kelahiran banyak pejuang, pahlawan dan cendekiawan Indonesia. Salah satunya adalah Bapak Proklamator kita, Mohammad Hatta. Sehingga jika Anda berkunjung ke Bukittinggi, tidak ada salahnya bernapak tilas ke Rumah Kelahiran Bung Hatta.

  1. Hanya di Bukittinggi Anda bisa menjumpai Rumah Gadang di tengah-tengah Taman Margasatwa dan Budaya

Jangan khawatir jika Anda tak sempat mengunjungi Istano Basa Pagaruyuang yang tersohor itu, karena di Bukittinggi Anda juga bisa menyaksikan langsung replika rumah gadang yang tidak kalah menarik bernama Museum Rumah Adat Baaanjuang. Sebagaimana Istano Basa Pagaruyuang, rumah gadang ini juga mempunyai sembilan ruang, dua buah rangkiang, dilengkapi dengan atap terbuat dari ijuk yang melengkung dan meruncing ke atas yang disebut gonjong. Disini Anda bisa mengenali lebih dekat kebudayaan Minangkabau, dan juga merasakan sehari menjadi Uda dan Uni dengan menggunakan pakaian adat Minangkabau. Uniknya, rumah gadang ini terletak di tengah-tengah Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan serta Benteng Fort de Kock. Jadi sekali melangkahkan kaki, dua tiga tempat wisata bisa sekaligus Anda kunjungi.

  1. Surga wisata belanja

Yang tidak boleh terlewatkan ketika berwisata adalah membeli oleh-oleh khas yang cuma bisa ditemukan di destinasi wisata Anda. Pasar Atas adalah surga untuk wisata belanja wanita. Rasakan sensasi tawar-menawar untuk mendapatkan harga terbaik di pasar yang dapat dengan mudah Anda akses dari Jam Gadang ini. Beragam produk tekstil mulai dari bahan kain, berbagai macam kreasi bordir kerancang hingga pakaian jadi dapat Anda temukan disini. Sementara jika Anda ingin mencari berbagai souvenir khas Minangkabau dengan harga terjangkau, Pasar Lereng adalah tujuan Anda. Tidak jauh dari Kota Bukittinggi, juga terdapat sebuah nagari atau desa yang terkenal sebagai penghasil kerajinan perak bernama Koto Gadang. Berbagai kerajinan perak seperti perhiasan dan miniatur ikon wisata Sumatra Barat dengan harga mulai dari puluhan ribu sampai jutaan rupiah bisa Anda temukan di Koto Gadang. Dengan membeli, Anda tidak hanya dibuat puas oleh hasil kerajinan yang halus dan elegan, melainkan secara tidak langsung Anda juga telah ikut serta membantu melestarikan kebudayaan daerah dan menghidupkan perekonomian masyarakat setempat.

  1. Lupa kolesterol di Bukittinggi

Setelah lelah berkeliling kota dan puas memanjakan mata, kini waktunya Anda memanjakan lidah dengan kuliner Minangkabau yang kelezatannya sudah menjadi buah bibir hingga ke mancanegara. Sudah pernah mencoba Nasi Kapau? Sejenis Nasi Padang yang disajikan dengan lauk yang lebih banyak sehingga lebih kaya rasa. Berbagai lauk pelengkap seperti Gulai Tunjang, Gulai Nangka Muda, Gulai Cancang, Rendang Ubi dan berbagai lauk pelengkap lainnya akan menemani santap Anda. Dan tentu saja, Nasi Kapau Anda tidak akan lengkap tanpa Gulai Tambunsu. Yaitu gulai usus sapi yang diisi dengan campuran telur dan tahu. Kuliner lainnya yang tidak boleh Anda lewatkan ketika wisata ke Bukittinggi adalah Pical Sikai, Ayam Pop Benteng, Lamang Tapai, Ampiang Dadiah, Pisang Kapik, Cindua Langkok, Karak Kaliang dan Sanjai Balado. Juga jangan lupa untuk mencoba sensasi menikmati Itiak Lado Mudo di tengah-tengah panorama sawah, tebing bebatuan raksasa, dan lembah yang hijau khas Ngarai Sianok.

Ternyata, banyak sekali bukan hal-hal seru yang bisa Anda lakukan di Bukittinggi? Semua aktivitas di atas telah Malala Tours kemas di dalam Minangkabro Road Trip, paket wisata Sumatra Barat untuk Anda yang ingin menikmati setiap sudut indah di Ranah Minang dengan melakukan perjalanan darat. Tersedia berbagai pilihan paket wisata Bukittinggi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan Anda, dan juga berbagai pilihan rental mobil dan rental bus pariwisata. Hanya di Malala Tours Anda akan menemukan pengalaman berbeda dan merasakan pengalaman terbaik selama berkunjung ke Sumatra Barat. (*)

 

 


Reporter : Reskhi Wyasta Trinanda /  Editor : DavidR


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM