Harapkan Satu Formasi 2018 Bisa Diisi drg.Romi, Pemkab Solsel Surati Kemenpan RB


Jumat, 02 Agustus 2019 - 23:44:05 WIB
Harapkan Satu Formasi 2018 Bisa Diisi drg.Romi, Pemkab Solsel Surati Kemenpan RB Drg. Romi di LBH Padang

SOLOK SELATAN,HARIANHALUAN.COM- Pemkab Solsel menyurati Kementerian PANRB untuk permohonan penyelesaian kasus formasi drg. Romi Syofpa Ismael. Surat itu langsung ditandatangani oleh Bupati Solsel Muzni Zakaria dengan Nomor 800/135/VII/BKPSDM-2019 tertanggal 31 Juli 2019.

"Sesuai dengan hasil rapat di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan solusi yang disarankan, sesuai dengan formasi CPNS 2018 di Kabupaten Sosel masih terdapat satu formasi disabilitas yang tidak terisi sehingga kami berharap Kemenpan-RB bisa menyetujui untuk mengisi kekosongan tersebut sebagai salah satu solusi dengan pengangkatan formasi dokter gigi," Kata Bupati Solsel Muzni Zakaria melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Firdaus Firman, Jumat (2/8).

Firdaus mengatakan, pada Senin (29/7) dilaksanakan rapat yang diikuti oleh berbagai instansi teknis terkait termasuk Pemerintah Kabupaten Solok Selatan di Kantor Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Pada rapat tersebut disimpulkan beberapa hal dan yang pertama melalui pendekatan regulasi dengan mencermati Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK) sesuai Undang Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabititas dan Undang Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Sejauh ini Panselnas maupun Panselda sudah mengikuti rambu-rambu atau aturan atau regulasi yang berlaku temasuk proses sebelum memutuskan pembatalan ketulusan CPNS 2018.

Kedua dengan pendekatan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabititas dengan memanfaatkan potensi dan kompetensi yang bersangkutan berdasarkan rekmndaai berbagai pihak termasuk diantaranya Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) yang menyatakan bahwa yang bersangkutan laik kerja tidak ada kondisi ekstremitas yang menghalangi pelaksanaan tugas.

Dari hasil kesepakatan rapat tersebut direkomendasikan alternatif solusi untuk menjawab pengaduan dan isu yang berkembang.

Kesepakatan tersebut yaitu rangkaian pelaksanaan CPNS tahun 2018 Kabupaten Solsel baik yang menjadi kewenangan Panselnas maupun Panselda telah sesuai dengan Permenpan 36 Tahun 2018 tentang kriteria Penetapan kebutuhan Calon Pegawai Negeri dan Pelakasanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil tahun 2018 sehingga harus dihormati dan dilaksanakan.

Dalam surat Bupati tersebut berisikan formasi Dokter Gigi Ahli Pertama dengan melakukan tinjau ulang terhadap kompetensi bidang yang bersangkutan dengan memperhatikan saran dari PDGI.

drg Romi lulus dengan Status P2/L karena pada formasi tersebut tidak ada yang memenuhi ambang batas kelulusan seperti yang diatur oleh PERMENPAN no 37 Tahun 2018, dari dua orang peserta yang melamar pada formasi tersebut. drg Romi Syofpa Ismael mendapat nilai 63,600 dan peserta kedua atas nama Drg Lili Suryani dengan nilai 59,720. "Pemkab Solsel siap menerima drg Romi Syofpa Ismael sebagai PNS dan penempatannya akan diatur kemudian disesuaikan dengan kondisi yang bersangkutan," ucap Bupati dalam surat tersebut. (h/jef)

Reporter : JEFLI /  Editor : DNJ
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]