Petaka Lontong Sayur? Dua Meninggal Dunia, Puluhan Korban Dirawat


Sabtu, 10 Agustus 2019 - 21:09:03 WIB
Petaka Lontong Sayur? Dua Meninggal Dunia, Puluhan Korban Dirawat Ilustrasi

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM– Warga Dharmasraya gempar setelah puluhan warganya dilarikan ke rumah sakit, usai makan lontong sayur. Dua korban diantaranya meninggal dunia.
Korban meninggal dunia yakni Jati Aswarti (53) Warga Jorong Koto Tuo Tengah, sekitar pukul 13.00 wib tadi siang. Kemudian Rahmima (52), warga Jorong Koto Tuo Barat, Nagari Siguntur. Sementara korban lainnya masih dirawat di RSUD Sungai Dareh.

Sebelum dinyatakan meninggal, sekira pukul 13.00 Wib, Aswarti yang tergolek lemah sempat dijenguk oleh Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, di Bagian Interne RSUD setempat. 

Saat itu, Bupati sempat menanyakan apa yang dirasakan oleh korban, dan keluarganya menjawab kepala pusing, perut mual dan badannya panas. Tidak disangka, Aswarti akan meninggalkan dunia beberapa menit setelah Bupati Sutan Riska meninggalkan ruangan tempatnya dirawat.

Bertambahnya pasien meninggal dunia akibat keracunan massal di Jorong Koto Tuo, Kenagarian Siguntur itu, di RSUD Sungai Dareh dibenarkan oleh Direktur RSUD Sungai Dareh drg Chusnul Chotimah Subekti, Kadis Kesehatan dr Rahmadian, dan Walinagari Siguntur Aswat. Malah Aswat menambahkan ada dua lagi sedang kritis di RSUD Sungai Dareh

“Ada dua yang meninggal dunia, yang kedua buk Jati Aswarti dan telah dibawa keluarga untuk disemayamkan. Sekarang ada 11 pasien yang dirawat di RSUD, 4 orang sedang mendapatkan perawatan di IGD dan sisanya di Interne,” ungkap Danramil Pulau Punjung Kapten Caj (K) Tuti Andayani ke Haluan.

Informasi terbaru tambahnya, ada sekitar 30 orang pasien lagi yang di rujuk dari Puskesmas Gunung Medan ke RSUD Sungai Dareh.”Barusan saya dapat kabar dari anggota, bahwa ada 30 pasien lagi yang akan di rujuk ke RSUD Sungai Dareh dari Puskesmas Gunung Medan,” kata Tuti Andayani. 

Enam orang korban Keracunan massal kembali dirujuk ke RSUD Sungai Dareh. Semula keenam orang tersebut dirawat di Puskesmas Gunung Medan. Namun lantaran diperlukan perawatan lebih intensif, maka kelima orang tersebut dirujuk ke RSUD Sungai Dareh. “Baru saja kita merujuk enam korban ke RSUD Sungai Dareh,” Kata Yosta Defina, selaku Sekretaris Dinas Kesehatan Dharmasraya.

Dengan demikian, ada 16 orang yang sudah dirawat di RSUD Sungai Dareh, berdasarkan jumlah tersebut, dua orang di antaranya meninggal dunia. Sedangkan sebanyak 15 orang lagi kini masih dirawat di Puskesmas Gunung Medan untuk diobservasi. (*)


Reporter : Badri /  Editor : DavidR


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 04 Maret 2019 - 20:34:21 WIB

    Temuan Baru, Gempa di Solsel Belum Terpetakan

    Temuan Baru, Gempa di Solsel Belum Terpetakan PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menemukan, pemicu gempa di Solok Selatan diduga berasal dari percabangan (splay) dari Sesar Besar Sumatra (The Great Sumatra Fault Zone), menginga.
  • Rabu, 07 November 2018 - 11:11:49 WIB

    Petaka karena Pembalakan Hutan

    Petaka karena Pembalakan Hutan PADANG, HARIANHALUAN.COM — Terkait praktik penebangan hutan di kawasan konservasi, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Syamsi mengatakan, Kapolda Sumbar telah mengintruksikan kepada para Kapolresta di daerah untuk melakuk.
  • Kamis, 24 Mei 2018 - 12:23:45 WIB
    BASECAMP PERUSAHAAN DAN DUA MOBIL DIBAKAR MASSA

    Petaka Tambang Emas Pasaman

    Petaka Tambang Emas Pasaman PASAMAN, HARIANHALUAN.COM– Dua unit mobil milik aparat kepolisian ludes dibakar massa dalam kerusuhan antara warga Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duokoto dengan aparat kepolisian, Rabu (23/5) dini hari. Warga juga membaka.
  • Kamis, 22 September 2016 - 19:32:26 WIB

    Tenda Baralek Bawa petaka. Dua Pekerja Meregang Nyawa

    Tenda Baralek Bawa petaka. Dua Pekerja Meregang Nyawa DHARMASRAYA, HALUAN--Dua orang pekerja yang memasang tenda pelaminan (baralek) meninggal dunia akibat tersengat arus listrik PLN tegangan menengah 20 kv di Pasar Blok B Sitiung 1 Koto Agung, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharm.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM