Kapal Rescure Bantuan Kemensos RI Kondisinya Memprihatinkan


Ahad, 11 Agustus 2019 - 16:56:18 WIB
Kapal Rescure Bantuan Kemensos RI Kondisinya Memprihatinkan DIBIARKAN TERBENGKALAI - Kondisi kapal rescue bantuan Kementerian Sosial RI di Kabupaten Padang Pariaman yang rusak tertambat di Dermaga PPI Pasir Baru Sungai Limau. TRISNALDI

PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM – Kondisi kapal rescue bantuan pusat di Kabupaten Padang Pariaman yang tertambat di dermaga PPI Pasia Baru Sungai Limau, tampak sangat menyedihkan.
 

Terpantau Haluan, Sabtu (10/8), kapal tertambat mendekati satu tahun dan terbiarkan begitu saja. Kapal sudah terendam air dan dipermainkan gelombang muara dermaga PPI. Selain itu, pagar bagian depan kapal sudah patah tinggal sebelah, pet lampu bagian atas pecah dan rusak, sepertinya lost pengawasan dari pihak berkompeten di kabupaten setempat.
 

Pada dinding kapal yang menyedihkan itu jelas tertulis Kementerian Sosial RI dan Rescue dengan latar belakang dinding putih yang sudah pudar.
Salah seorang masyarakat yang sedang berada di dermaga itu mengaku prihatin melihat kapal dengan kondisi menyedihkan, sepertinya, kapal rescue itu tak terurus dan kini jadi tersia-sia.
Bahkan masyarakatpun membantu memperkuat tambatan kapal, agar tak hanyut dibawa arus air muara.
Nal, Sabtu siang (10/8) juga berada di dermaga PPI sedang menikmati udara laut, ketika melihat kapal rescue yang tertambatpun turut prihatin. “Sedih juga melihat kondisi kapal yang tak terurus tersebut,” ungkapnya.
Karena kondisi kapal yang sepertinya tak terurus, kapal terendam air mungkin juga dengan mesinya, lampu-lampu di pet atas berwarna merah, pecah dan pagar bagian depan kapal sudah patah-patah dan hanya tinggal sebelah. “Sayang sekali bantuan pusat sepertinya tersia-sia,” kata dia.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara yang dihubungi Sabtu (10/8) menyebut, kapal rescue yang tertambat di PPI Pasia Baru Sungai Limau itu memang pengawasannya berada dipihaknya.
Kapal tersebut, sudah lama rusak dan rusaknya berat, kalau dibenahi costnya tinggi, tak mungkin. Rencananya kapal tersebut akan didaratkan atau tak dipakai lagi, karena rusaknya sudah terlalu berat. “Untuk kelancaran tugas rescue, kita masih ada satu kapal yang stanby di Muaro Pariamanm,” ungkapnya. (h/tri)

loading...
Reporter : Trisnaldi /  Editor : HSP

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]