Patuhi Imbauan Pemko Padang, Masjid Ini Bungkus Daging Kurban dengan Daun Pisang


Senin, 12 Agustus 2019 - 07:45:13 WIB
Patuhi Imbauan Pemko Padang, Masjid Ini Bungkus Daging Kurban dengan Daun Pisang Panitia Masjid Al Mubarak Kelurahan Batang Arau, Padang Selatan Kota Padang membungkus daging kurban dengan daun pisang. Akmal

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Panitia Kurban Masjid Al Mubarak, Kelurahan Batang Arau tahun ini langsung mengindahkan himbauan dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang agar panitia kurban tidak menggunakan plastik ketika membagikan daging kepada masyarakat. Panitia kurban dari masjid tersebut beralih menggunakan daun pisang yang diambil dari pohon pisang yang ada di kelurahan tersebut.

Ketua Masjid Al Mubarak, Hendis Ril mengatakan, sebenarnya tahun ini menjadi yang kedua kalinya masjid tersebut membagikan daging kurban dengan menggunakan daun pisang.

"Tahun lalu sudah kami laksankan dan tahun ini kembali kami laksanakan menyusul himbauan dari Pemko Padang untuk mengganti penggunaan kantomg plastik ke bahan yang lebih ramah dan kami sepakat RW dan tokoh masyarakat lainnya untuk kembali melaksanakannya," ujarnya, Minggu (11/8).

Bahkan, kata Hendis, daun-daun pisang untuk pembungkus tersebut langsung diberikan oleh seluruh masyarakat. Tanpa harus panitia langsung yang mengambilnya. Kemauan masyarakat ini merupakan bentuk dukungan untuk seruan dari Pemko Padang.

"Kepada masyarakat kami sebutkan bahwa tahun ini daging akan kembali dibagikan dengan daun pisang. Alhamdulillah mereka mau untuk memberikannya kepada panitia kurban," sebutnya.

Ia menyebutkan, selain ramah, membungkus dengan daun pisang ini juga membuat aroma dari daging tersebut tetap segar karena tidak terkontaminasi dari plastik yang sudah tercampur dengan kimia.

"Mungkin karena itu juga masyarakat kami mau memberikan daun-daunnya. Sebab rasa dan aromanya dari yang memakai daun pisang dengan yang memakai plastik berbeda," ujarnya.

Selain itu, dengan membungkus pakai daun pisang juga membuat biaya yang dikeluarkan lebih sedikit, karena tidak perlu membeli plastik. Pada tahun ini masjid Al Mubarak sendiri menyembelih lima ekor sapi dan tiga ekor kambing.

"Ada 350 lembar kupon yang dibagikan kepada masyarakat. Setiap lembar kurbon akan dikasih enam ons daging dan ditambah dengan tulang serta isi-isi perut," katanya.

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), mengimbau agar panitia kurban tidak lagi menggunakan kantong plastik sekali pakai sebagai wadah membagikan daging kurban. Sebab penggunaan kantong plastik dapat menimbulkan sampah yang merusak lingkungan.

Kepala DLH Kota Padang Mairizon, mengungkapkan, selain menimbulkan kerusakan lingkungan penggunaan kantong plastik sekali pakai juga dapat merusak kesehatan. Lantaran, kantong plastik sekali pakai mengandung limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), yakni zat karsinogen.

“Kantong plastik berwarna, terutama hitam, kebanyakan berasal dari proses daur ulangnya tidak diketahui riwayat seperti bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, limbah logam berat,” katanya.

Mairizon menyarankan agar mengganti kantong plastik dengan daun pisang, daun talas, besek bambu, daun kelapa, daun pandan, atau bahan ramah lingkungan lainnya yang mudah ditemui. (*)

 


Reporter : Akmal /  Editor : DavidR


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 18 April 2017 - 15:04:50 WIB

    Mall Harus Patuhi Amdal Lalin

    PADANG, HALUAN -- Pembangunan mall di Jalan Khatib Sulaiman yang merupakan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) berdampak terjadinya kemacetan parah. Sehingga dikhawatirkan akan merugikan masyarakat Kota Padang yang melalui jala.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM