Rang Minang di Norwegia Bersyukur, Pelaku Penembakan di Masjid Al-Noor Salah Tanggal


Senin, 12 Agustus 2019 - 20:30:57 WIB
Rang Minang di Norwegia Bersyukur,  Pelaku Penembakan di Masjid Al-Noor Salah Tanggal Suasana di Masjid Pusat Islam Al-Noor, Baerum pinggiran Oslo, Norwegia, usai aksi penembakan yang dilakukan oleh seorang warga kulit putih, Sabtu kemarin waktu setempat. REUTERS/NTB SCANPIX

HARIANHALUAN.COM-Saat luka kemanusiaan atas aksi penembangan di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru belum kering, seorang lagi ekstrimis supremasi kulit putih berulah. Kali ini, seorang pria melepaskan tembakan di Masjid Pusat Islam Al-Noor, pinggiran Baerum, Oslo, Norwegia, Sabtu (10/8). Beruntung tak ada korban nyawa dalam kejadian itu.

Oleh: Juli Ishaq Putra

Salah seorang perantau asal Minang yang mukim di kawasan Rykkinn-Baerum, Emmy Jørgensen, kepada Haluan mengutarakan, aksi pelaku penembakan tak berjalan sesuai rencana karena salah tanggal.

Kejadian itu terjadi sekitar sore waktu setempat. Dikutip dari kumparan.com. Akibat serangan itu, seorang jemaah berusia 75 tahun mengalami luka-luka. Sebagaimana diberitakan AFP, aksi penembakan terjadi Baerum, Oslo, sekitar pukul 16.00 waktu setempat. Kepada Haluan, Emmy menyebutkan Masjid Pusat Al-Noor berada di Skui, yang sebetulnya masuk kawasan elit di Norwegia, dan hanya berjarak tiga sampai empat menit dari kediamannya.

“Ya, benar. Kejadiannya dekat dari rumah saya. Itu masjid tempat saya biasa salat selama Ramadan, dan tempat suami saya biasa salat Jumat. Kabar saya peroleh, si terorisnya berusia 20 tahun, dan salah setting tanggal,” kata Emmy melalui pesan whatsapp kepada Haluan, Minggu (11/8).

Warga asal Minang pertama yang masuk ke Norwegia itu (sejak 1983) menyebutkan, menurut kabar yang ia terima, pelaku teror itu mengira hari Sabtu waktu setempat itu bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. Namun, saat datang dengan perkiraan tanggal yang salah, para murid kelas belajar Alquran di masjid tersebut sudah pulang, dan hanya tersisa tiga orang.

“Salah set tanggal. Allahuakbar. Alhamdulllilah tidak ada korban meninggal karena pelaku itu langsung dihantam oleh salah seorang jemaah berusia 75 tahun. Pelaku dilumpuhkan ke tanah oleh jemaah itu sampai saat polisi datang ke lokasi,” kata Emmy yang telah memulai usaha/importer foodstuffs dari berbagai negara ke Norwegia sejak 1991 itu.

Hingga kabar ini ia sampaikan, Emmy menyebutkan polisi telah meringkus pelaku penembakan tersebut. Berdasarkan pemberitaan di media setempat, saat dilakukan penangkapan, jalan menuju Masjid Pusat Al-Noor telah diblokir oleh polisi, dan tiga unit helikopter bersiaga di udara untuk mengantisipasi pelaku jika ingin melarikan diri.

“Jarak kantor polisi dari lokasi kejadian lumayan dekat, hanya sekitara lima menit. Laporan dari media juga, teroris itu ada kaitannya dengan pelaku teror Masjid di Selandia Baru. Menteri Kehakiman Norwegia juga menyatakan di media bahwa dia menjamin Umat Islam safe (aman) dalam beribadah,” sambung Emmy lagi.

Emmy pun mengaku sangat salut dengan seorang jemaah lelaki yang berhasil melumpuhkan pelaku hingga polisi datang ke lokasi. Bahkan, kakek tersebut juga berhasil mengamankan terlebih dulu tiga anak-anak kelas belajar Alquran yang masih berada di kompleks masjid saat pelaku datang.
Hingga berita ini diturunkan, polisi memang telah meringkus pelaku penembakan tersebut, akan tetapi belum mengungkap identitas pelaku kepada publik. Kepala Masjid Pusat Al-Noor, Irfan Mushtaq menjelaskan, pelaku datang mengenakan helm dan seragam saat kejadian.

"Salah satu anggota kami (jemaah) telah ditembak oleh seorang pria kulit putih dengan helm dan seragam," kata Mushtaq kepada surat kabar lokal Budstikka, sebagaimana dikutip oleh kumparan.com.

Mushtaq mengaku tiba di tempat kejadian tak lama setelah diberitahu tentang ada pria bersenjata di masjid. Ia pun langsung meminta para jemaah berlindung ke belakang gedung sambil menunggu polisi datang. Menurut Mushtaq, pria itu membawa banyak senjata, namun berhasil ditaklukkan oleh seorang jemaah berusia 75 tahun.

"Lalu saya melihat ada peluru yang berserakan dan darah di karpet, dan saya melihat salah satu anggota kami (jemaah berusia 75 tahun) duduk di atas pelaku, berlumuran darah," kata Mushtaq.

Mushtaq mengatakan, masjid tak menerima adanya ancaman sebelum insiden penembakan ini. Sementara itu, Layanan Keamanan Polisi Norwegia (PST) mengatakan, sedang memantau situasi terkini. 

"Kami mengikuti situasi dan terus mengevaluasi. Ini terlalu dini untuk menarik kesimpulan," kata Martin Bernsen, Direktur Informasi di PST.

Serangan supremasi kulit putih seperti hal ini bukan pertama kali terjadi di Norwegia. Terakhir, terjadi serangan terburuk yang pernah dilakukan oleh seorang ekstrimis sayap kanan, Anders Behring Breivik, pada Juli 2011. Akibat serangan itu, 77 orang terbunuh.

Belakangan, marak terjadi serangan supremasi kulit putih. Serangan paling buruk terjadi di Selandia Baru yang menewaskan 51 jemaah pada Maret 2019 di dua masjid di Kota Christchurch. Kemudian penembakan di swalayan Walmart di Texas dan serangan di Ohio, Amerika Serikat. (*)


Reporter : Juli Ishaq Putra /  Editor : DNJ


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 31 Mei 2019 - 20:37:54 WIB

    TRADISI ORANG MINANG MENGINTAI MALAM QADAR

    TRADISI ORANG MINANG MENGINTAI MALAM QADAR TRADISI orang Minangkabau mengintai malam qadar sudah ditanamkan oleh orang tua-tua dahulu. Setelah Ramdhan masuk orang tua – tua dulu sudah memberi aba- aba kepada anak cucu kemenakan melalui malin adat. .
  • Rabu, 12 September 2018 - 14:47:42 WIB

    Mantan Napi Ungkap Resep Ganja Beracun Serangga

    Mantan Napi Ungkap Resep Ganja Beracun Serangga Ganja, dalam UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika termasuk golongan I. Dalam peredarannya, ganja yang paling banyak dipakai oleh orang yang ingin mencoba narkoba untuk pertama kalinya..
  • Senin, 30 Juli 2018 - 00:25:13 WIB
    Mendekatkan Telinga ke Bibir Masyarakat

    Doa Orang-orang Bertapak Kasek untuk Zul Evi Astar

    Doa Orang-orang Bertapak Kasek untuk Zul Evi Astar Kecamatan Tigo Lurah memang butuh sentuhan khusus. Terutama nagari-nagari terluar seperti Garabak Data. Hingga saat ini, akses jalan masih belum bisa ditempuh dengan kendaraan roda empat, tak semuanya terjamah penerangan list.
  • Jumat, 27 April 2018 - 10:13:38 WIB

    Suka Game Online, Dikucilkan KAN, Peracik Sabu itu Seorang Penghulu Kaum

    Suka Game Online, Dikucilkan KAN, Peracik Sabu itu Seorang Penghulu Kaum SOSOK RN Datuak Pandak (40) sontak membuat heboh publik Payakumbuh. Pasalnya oknum datuak dari Nagari Tiakar Payakumbuh Timur itu diciduk Polsekta Payakumbuh karena kedapatan memakai dan menjalankan home industry narkoba jeni.
  • Jumat, 19 Januari 2018 - 01:16:17 WIB
    Pahlawan di Tanah Ombak

    Obituarium Pak Acin, Orang Biasa yang Luar Biasa

    Obituarium Pak Acin, Orang Biasa yang Luar Biasa Kami sepakat, akan mengenang Pak Acin, sebagai salah satu tokoh penting Tanah Ombak. Ia simbol perlawanan terhadap kebodohan dari orang biasa, demi generasi Purus masa depan yang hebat. Walau tak diucapkannya, tapi kepergiann.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM