Mantap! Sudahlah Gratis, Bayi yang Lahir di RSUD Ini Langsung Terima Akta Kelahiran


Selasa, 13 Agustus 2019 - 20:28:18 WIB
Mantap! Sudahlah Gratis, Bayi yang Lahir di RSUD Ini Langsung Terima Akta Kelahiran Disaksikan Bupati Pasaman, Yusuf Lubis, Direktur RSUD Lubuksikaping, dr Yong Marzuhaili teken MoU Balada dengan Kadisdukcapil, Sukardi. YUDI

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Berbagai terobosan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada pasien terus dilakukan manajemen RSUD Lubuksikaping, Kabupaten Pasaman. 

Teranyar, rumah sakit yang beralamat di Jalan Sudirman Nomor 33, Lubuksikaping itu melauncing program Balada alias penerbitan akta lahir bagi bayi yang baru lahir di rumah sakit tersebut.

Program inovasi Bayi Lahir Dapat Akta (Balada) ini merupakan kerja sama RSUD Lubuksikaping dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat. Dilaunching ke publik oleh Bupati Pasaman, Yusuf Lubis, Selasa (13/8).

Direktur RSUD Lubuksikaping, dr Yong Marzuhaili saat dihubungi di Lubuksikaping, Selasa, mengatakan, dengan diterapkannya sistem itu di rumah sakit tersebut, maka pasien tidak akan susah dan harus mengurus lagi ke Disdukcapil. 

Sebab, pasca melahirkan, pasien dapat langsung mencetak akta lahir di rumah sakit. Pengurusan akta lahir ini pun tidak dipungut biaya, alias gratis. 

"Ini upaya kita membantu masyarakat (pasien) rumah sakit. Program Balada ini akan memudahkan pasien dalam mengurus akta kelahiran anaknya," katanya. 

Ia mengatakan, masih banyak orang tua yang kurang sadar mengurus administrasi kependudukan anaknya. “Dari rumah sakit sudah diuruskan, sehingga pulang ke rumah sudah tidak bingung lagi,” jelasnya.

Yong berharap, lewat program Balada di rumah sakit itu dapat meningkatkan kedisiplinan warga terhadap pentingnya administrasi kependudukan bagi sianak dan keluarga. 

"Jadi, tidak ada alasan lagi bagi orang tua yang tidak taat administrasi. Program ini akan menjadikan setiap anak yang lahir di RSUD Lubuksikaping miliki akta," ujarnya. 

Sementara, Kepala Disdukcapil Pasaman, Sukardi mengatakan, nanti sistem itu akan sangat membantu masyarakat. Bahkan, untuk prosesnya juga tidak akan membutuhkan waktu yang lama. 

"Kalau data lengkap pencetakan juga akan cepat selesai, semua tergantung dari data pasien saja," ujarnya.

Dalam pembuatan akta lahir, kata dia, masyarakat wajib melampirkan Kartu Keluarga (KK), surat kelahiran dari dokter rumah sakit, buku nikah serta nama anak yang dilahirkan. 

Dari informasi yang diperoleh, sistem yang diterapkan di rumah sakit umum daerah (RSUD) Lubuksikaping itu sudah dilakukan di sejumlah rumah sakit besar di Indonesia. Inovasi tersebut sebagai salah satu upaya untuk menaikan akreditasi rumah sakit. (*)


Reporter : Yudi /  Editor : DavidR


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM