Belum Pikirkan Pilkada 2020, Bupati Hendrajoni: Fokus Bangun Daerah


Selasa, 13 Agustus 2019 - 22:09:48 WIB
Belum Pikirkan Pilkada 2020, Bupati Hendrajoni: Fokus Bangun Daerah Bupati Pessel Hendrajoni. (OKIS)

PAINAN, HARIANHALUAN.COM-Hingar bingar tahun politik di Kabupaten Pesisir Selatan, ternyata tidak terlalu dipikirkan Bupati Hendrajoni. Sebagai orang nomor satu di daerah berjuluk Negeri Sejuta Pesona itu, ia ternyata memilih lebih fokus membangun daerah ketimbang memenuhi sejumlah dorongan tokoh masyarakat yang ingin mengusungnya maju pada pehelatan Pilkada atau Pilgub 2020 mendatang.

"Ya, saya ingin fokus membangun daerah dulu. Masih banyak pekerjaan yang mesti dituntaskan di akhir jabatan saya," kata bupati pada wartawan di Painan, Selaasa (13/8).

Kendati demikian, lanjut dia, tidak menutup kemungkinan ia akan mempertimbangkan berbagai masukan masyarakat untuk melanjutkan langkah politiknya menyongsong Pilkada 2020.

"Semua masukan dan informasi dari masyarakat yang berkembang akan menjadi pertimbangan saya kedepannya. Tapi, lihat saja nanti," tuturnya.

Lebih jauh dijelaskan, sebelum dirinya maju pada pemilihan kepala daerah Pesisir Selatan beberapa tahun silam, ia sudah berkomitmen kuat ingin menjadikan Pesisir Selatan daerah yang maju, unggul, agamis dan sejahtera.

"Dahulu sebelum saya jadi bupati, kami sering turun kebawah dan mendengarkan keluhan masyarakat. Bahkan, masih banyak kami temukan keluarga yang menempati rumah tidak layak huni, tinggal di daerah kumuh, pasar-pasar yang tidak terawat, jalan-jalan yang berlubang dan sebagainya. Nah, kondisi ini yang mendorong saya untuk maju pada pehelatan Pilkada 2014 sebelumnya," ucapnya lagi.

Hampir empat tahun masa kepemimpinannya di Pesisir Selatan, ia mengaku telah berupaya merubah tampilan daerah tersebut ke arah yang lebih baik. Hal itu, kata dia, tak terlepas dari peran semua pihak, termasuk dukungan seluruh pejabat daerah, DPRD, kecamatan, wali nagari, tokoh masyarakat dan pemuda.

Bupati Hendrajoni menjelaskan, sepanjang 2016 hingga 2018 setidaknya telah direvitalisasi 26 dari 49 pasar yang ada di daerah itu. Kemudian 2019 ini kembali dilanjutkan revitalisasi 11 pasar. Tujuannya agar menjadikan pasar tidak becek dan kotor ketika masuknya musim penghujan, sehingga transaksi jual beli antar pedagang dan pengunjung lebih nyaman dan tertata dengan baik.

"Bahkan, sepanjang tahun ini sebanyak 3.615 unit rumah tidak layak telah dientaskan menjadi layak, 3.095 unit. Realisasinya menggunakan dana pusat selebihnya sekitar 520 unit memakai anggaran pihak ketiga dan APBD," ujarnya.

Selain itu, berbagai prestasi juga diraih mulai dari prediket Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) enam kali berturut-turut hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Kemudian perolehan Piala Adipura dua kali berturut-turut dan sebagainya. Selanjutnya, sepanjang 2017-2018 Kabupaten Pesisir Selatan sedikitnya meraih penghargaan 90 kali, baik penghargaan dari pemerintah provinsi, pusat, hingga swasta sebagai bentuk pengakuan atas berbagai capaian yang di raih pihaknya.

Menurut dia, segala upaya yang dilakukan untuk kemajuan daerah itu belum seberapa. Kedepan, ia berjanji akan terus memaksimalkan segala potensi yang ada termasuk melakukan lobi-lobi ke pusat.

"Jika hanya mengandalkan anggaran daerah, tentu tidaklah banyak yang bisa kita diselesaikan. Dari itu, kami selalu berkoordinasi dengan pusat. Bahkan, diberbagai pertemuan saya juga aktif menyampaikan beragam persoalan yang terjadi di Pesisir Selatan, termasuk kepada Presiden RI Jokowi," tuturnya sambil tersenyum. (h/kis) 


Reporter : OKIS /  Editor : DNJ


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM