Seorang Ulama Meninggal Dunia Setelah Ditabrak Sapi Kurban


Rabu, 14 Agustus 2019 - 19:59:46 WIB
Seorang Ulama Meninggal Dunia Setelah Ditabrak Sapi Kurban Rumah duka ulama yang meninggal dunia setelah ditabrak sapi kurban yang lepas.

SURABAYA, HARIANHALUAN.COM – Kiai Moh Sureki, Ulama di Blitar Jawa Timur akhirnya meninggal dunia usai mendapat perawatan serius di rumah sakit. Sang Kiai mengalami luka parah di kepala bagian kiri usai ditanduk sapi kurban yang lepas dari ikatan.

Insiden yang menimpa ulama sekaligus Ketua MWC NU Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar itu terjadi Minggu (11/8) di Masjid Agung Miftahul Jannah Wlingi. Korban yang terjatuh ke belakang, mengalami luka di kepala bagian kiri cukup parah.

Kejadian bermula ketika salat Idul Adha dilaksanakan, seekor sapi lepas dari ikatan dan akan keluar areal masjid. Korban berjalan dari arah berlawanan dan tertabrak sapi yang berlari kencang tersebut.

Badan ulama yang berusia 64 tahun itupun terpental dan jatuh ke belakang. Posisi jatuhnya korban di atas paving semen sehingga menambah kerasnya benturan. Korban mengalami luka parah di kepala bagian kiri belakang.

Kejadian berlangsung sangat cepat. Sang kiai kemudian dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.

"Abah sudah dioperasi. Ini kondisinya masih koma. Mohon doanya," kata putra Kiai Sureki, Kiai Yusuf Affandi Reky, Selasa (13/8/2019).

Saat itu, pihak keluarga tidak berkenan jika musibah ini dipublikasikan. Mengingat kondisi korban sedang dalam keadaan koma. Baru Selasa malam, sekitar pukul 21.36 wib, beredar ucapan duka yang mengabarkan meninggalnya sang kiai.

"Iya benar. Abah meninggal semalam pukul 19.55 wib. Ini persiapan pemakaman," jawab Kiai Yusuf disambungan telepon, Rabu (14/8/2019).

Pihak keluarga berkenan untuk dipublikasikan. Dengan harapan, kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih menjaga sapi kurban agar tidak terlepas lagi. Sehingga pada momen Hari Raya Idul Adha tahun berikutnya tidak terjadi lagi musibah hingga menimbulkan korban jiwa. (*)


 Sumber : bbs/dtk/rmc /  Editor : DavidR


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 04 Mei 2016 - 05:27:10 WIB

    Pendanaan Politik Calon Perseorangan Juga Perlu Diawasi

    JAKARTA, HALUAN —Dir­ek­tur Eksekutif Para Syn­dicate Ari Nurcahyo menilai, pen­danaan politik calon per­seorangan dalam pilkada juga perlu diawasi. Hal ini dilakukan untuk men­jamin keadilan..
  • Jumat, 11 Maret 2016 - 03:11:29 WIB
    Tamparan Keras Bagi Partai Politik

    Calon Perseorangan Bukan Deparpolisasi

    Calon Perseorangan Bukan Deparpolisasi JAKARTA, HALUAN — Munculnya calon perseorangan pada ajang pemilihan kepala daerah, dinilai bukan sebagai bentuk depar­polisasi (pelemahan). Kondisi itu, justru lebih dianggap sebagai peluang agar warga masyarakat yang meme.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM