Pasutri Penjual Sate Babi di Kota Padang Ini  Akhirnya Divonis Hukuman Tiga Tahun Penjara


Senin, 19 Agustus 2019 - 21:32:44 WIB
Pasutri Penjual Sate Babi di Kota Padang Ini  Akhirnya Divonis  Hukuman Tiga Tahun Penjara Pasturi yang menjual sate babi menjalani sidang di Pengadilan Negeri Padang. WINDA

PADANG,HARIANHALUAN.COM-Pasangan suami istri (pasutri) Bustami (56) dan Evita (47) yang terbukti menjual sate babi, akhirnya divonis bersalah. Keduanya mendapatkan hukuman kurungan penjara selama tiga tahun.

Dalam putusan majelis hakim  dalam sidang di Pengadilan Negeri Padang, Senin (19/8), disebutkan bahwa, terdakwa Bustami dan terdakwa Evita, terbukti bersalah, karena menjual sate yang mengandung babi. 

"Menjatuhkan hukuman pidana kepada terdakwa Evita dengan hukuman pidana selama tiga tahun penjara dan terdakwa Bustami selama 34 bulan," kata hakim ketua sidang Agus Komarudin dengan didampingi hakim anggota Gutiarso dan Lifiana Tanjung, saat membacakan amar putusannya.

Majelis hakim menilai, para terdakwa menjual produk makanan yang bercampur daging babi. Selain itu para terdakwa, tidak mencantumkan label pada dagangannya sehingga melanggar ketentuan yang telah ditetapkan. 

Majelis Hakim juga mengatakan, perbuatan para terdakwa telah membuat resah dan melukai hati orang Sumatera Barat (Sumbar). Dimana Masyarakat Minangkabau, menjunjung tinggi adat basandi sarak, sarak basandi kitabulah.

"Hal-hal yang memberatkan para terdakwa telah melukai hati orang Minangkabau yang mana memiliki nilai-nilai agama yang tinggi. Para terdakwa tidak mengakui perbuatannya. Hal-hal yang meringankan tidak ada," tegas hakim ketua.

Majelis hakim juga berpendapat para terdakwa, telah melanggar pasal 62 huruf (1) jo Pasal 8 ayat (1) huruf a dan d, Undang-Undang Nomor 8, tahun 1999. Tentang perlindungan konsumen, pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Pidana. Majelis hakim juga memerintahkan bahwa barang bukti, haruslah dirampas dan dimusnahkan.

Terhadap pembacaan putusan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mulyana Safitri mengaku pikir-pikir. Sementara Penasihat Hukum (PH) terdakwa, Nurul cs, mengaku akan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi.

Usai pembacaan putusan, terdakwa Evita kembali memeluk anaknya yang berada di luar sidang sambil menangis. Namun peristiwa mengaharukan itu, hanya sebentar karena kedua terdakwa yang merupakan pasutri tersebut harus kembali ke dalam sel Pengadilan Negeri Padang.  

Pada persidangan sebelumnya, kedua terdakwa dituntut oleh JPU dengan hukuman pidana masing-masing selama tiga tahun.  

Seperti yang diketahui sebelumnya, kedua terdakwa yang merupakan pasutri, diduga menjual sate berbahan babi, di kawasan Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang. Keduanya ditangkap berdasarkan informasi masyarakat. (h/win)


Reporter : WINDA /  Editor : DNJ


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 12 Juni 2019 - 17:28:22 WIB

    Pasutri Penjual Sate Daging Babi Jalani Sidang Perdana

    Pasutri Penjual Sate Daging Babi Jalani Sidang Perdana PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Kasus dugaan penjual sate daging babi memasuki babak baru. Dua tersangka yang merupakan suami istri Bustami (56) dan Evita (47) menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) klas IA Padang, .
  • Jumat, 17 Mei 2019 - 13:44:32 WIB

    Polisi Ungkap Identitas Sepasang Mayat Pasutri di Rimbo Simpang

    Polisi Ungkap Identitas Sepasang Mayat Pasutri di Rimbo Simpang PASAMAN, HARIANHALUAN.COM--Identitas sepasang mayat yang ditemukan tanpa busana di Rimbo Simpang, Nagari Simpang, Kecamatan Simpati, Kabupaten Pasaman, Kamis 16/5) kemarin mulai terkuak. .
  • Kamis, 07 Maret 2019 - 21:25:16 WIB

    Pasutri Ini Pesan Setengah Kilogram Sabu Kepada Napi di Lapas Padang

    Pasutri Ini Pesan Setengah Kilogram Sabu Kepada Napi di Lapas Padang PADANG, HARIANHALUAN.COM--Dari empat pelaku pengedaran narkotika jenis sabu yang ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar, dari tangan pelaku diamankan sekitar satu kilogram sabu. Rencananya sekitar set.
  • Rabu, 09 Mei 2018 - 12:14:12 WIB

    Puluhan Pasutri Ingin Adopsi Si Bayi Cantik yang Dibuang di Bukittinggi

    Puluhan Pasutri Ingin Adopsi Si Bayi Cantik yang Dibuang di Bukittinggi BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM--Penemuan bayi di Aur Tajungkang Tangah Sawah (ATTS) tepatnya di Jalan Sijolang Dt Nan Basa, Kota Bukittinggi pada Senin (7/5) pukul 21.30 WIB itu sempat menggegerkan warga sekitar..
  • Senin, 18 Desember 2017 - 22:36:11 WIB

    Terlibat Kasus Narkoba, Pasutri di Pasaman Diciduk Polisi

    Terlibat Kasus Narkoba, Pasutri di Pasaman Diciduk Polisi PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Penangkapan pasangan suami istri (pasutri) dan dua orang remaja oleh Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Pasaman, Minggu (17/12) membuat warga Ampang Gadang, Nagari Panti Selatan, Kecama.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM