Laranya Duka Nagari Muaro Seilolo: Ratusan KK Tak Terjamah Listrik Negara, Kondisi Jalan pun Bak Kubangan Kerbau


Selasa, 20 Agustus 2019 - 19:21:55 WIB
Laranya Duka Nagari Muaro Seilolo: Ratusan KK Tak Terjamah Listrik Negara, Kondisi Jalan pun Bak Kubangan Kerbau Miris! Inilah kondisi jalan menuju Jorong Sopan, Nagari Muaro Seilolo. YUDHI
PASAMAN.HARIANHALUAN.COM-Sudah 74 Tahun Republik ini merdeka, nyaris belum berarti apa-apa  bagi  sebagian masyarakat di Nagari Muaro Seilolo. 
 
Empat kejorongan di Nagari Muaro Seilolo, Kecamatan Mapattunggul Selatan, Kabupaten Pasaman, belum menikmati aliran listrik Negara. Jalan tanah pun bak kubangan kerbau di musim hujan.
 
Laporan: YUDHI LUBIS-Jurnalis Harianhaluan.com
 
Empat kejorongan itu dihuni sekitar 525 kepala keluarga. Kejorongan itu terdiri atas, Jorong Patamuan, Jorong Pintuai, Ranah Betung dan Aia Barayun. Keempat kejorongan ini masih tertinggal dari berbagai sektor.
 
Selain belum tersentuh aliran listrik, kejorongan tersebut juga belum tersentuh infrastruktur jalan yang laik, jaringan telekomunikasi, dan sarana prasarana lainnya. Tak ayal, kondisi tersebut membuat kehidupan masyarakatnya semakin terbelakang.
 
"Kejorongan yang belum tersentuh aliran listrik di Nagari Muaro Seilolo, yakni Patamuan 300 KK, Pintuai 110 KK, Ranah Betung 70 KK, Aia Menyuruak 45 KK," ungkap Walinagari Muaro Seilolo, Ogi Arianto dalam wawancara dengan harianhaluan.com, Selasa (20/8/2019).
 
Selama ini, kata dia, masyarakat setempat hanya memanfaatkan penerangan listrik secara swadaya dan milik pribadi warga setempat untuk menerangi rumahnya.
 
"Penerangan berasal dari PLTMH milik pribadi dan diesel. Jika menggunakan jasa penerangan dari kedua sumber itu, warga harus bayar sebesar Rp25 ribu per bulan," ujarnya.
 
Permasalahan masyarakat di Nagari Muaro Seilolo terbilang pelik. Tak hanya minim penerangan, tingkat pendidikan masyarakat disana juga masih rendah. Sementara angka putus sekolah tinggi.
 
"Pendidikan masyarakat juga masih terbelakang. Angka putus sekolah juga masih banyak. Kalau jumlahnya saya lupa datanya berapa, ada dikantor," imbuhnya.
 
Angka kemiskinan juga tergolong tinggi di nagari itu. Masyarakatnya, kata dia, masih banyak hidup dibawah garis kemiskinan. Hal itu terbukti dengan tingginya masyarakat penerima bantuan sosial di wilayah itu.
 
"Harapan masyarakat, pengaspalan jalan yang masih tanah harus disegerakan agar kehidupan masyarakat terangkat, ekonomi masyarakat meningkat," ujarnya.
 
Sementara Kepala Jorong Sopan, Amal Rianto mengatakan, hanya ada dua kunci untuk menyejahterakan kehidupan dan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat, yakni transportasi dan komunikasi.
 
"Akses transportasi dan komunikasi di MTS masih tertinggal. Kedua akses ini berdampak pada ekonomi masyarakat dan pendidikan juga," ujar Amal Rianto. *
 


Reporter : YUDHI /  Editor : DODI NJ


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM