Fahri Hamzah Minta Jokowi Tak Cuma Bicara Terkait Kerusuhan di Papua


Rabu, 21 Agustus 2019 - 14:08:17 WIB
Fahri Hamzah Minta Jokowi Tak Cuma Bicara Terkait Kerusuhan di Papua Fahri Hamzah

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah meminta Presiden Joko Widodo memberikan ketenangan kepada masyarakat Papua dengan menjamin insiden kerusuhan yang terjadi tidak terulang lagi.

Menurut Politikus PKS itu, Presiden mesti menyampaikan pesan yang lebih dari sekedar menggunakan kata sabar dalam merespon kerusuhan di Manokwari dan daerah lainnya di Papua yang terjadi Senin (19/8).

“Jokowi harus bisa memberikan ketenangan kepada masyarakat dengan menjamin insiden kerusuhan yang telah terjadi tidak akan terulang,” kata Fahri kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (21/8).

Dia meminta pejabat-pejabat eksekutif yang punya kewenangan juga memberikan ketenangan seperti presiden.

“Omongnya lebih dari sekadar sabar-sabar begitu, jangan dong. Beri jaminan bahwa apa yang terjadi tidak akan terulang, obatilah perasaan tersinggung orang," ujarnya lagi.

Fahtri menyampaikan saat ini waktunya untuk bekerja menangani masalah. Menurutnya, Jokowi harus memberikan jaminan bahwa orang-orang yang melakukan penghinaan kepada orang lain hingga menyebabkan kerusuhan akan dihukum.

Fahri berpendapat, wacana Jokowi mendatangi Papua pascakerusuhan sebaikanya lebih cepat dilaksanakan. Kerusuhan yang terjadi di Papua tidak boleh dianggap sebagai hal yang terjadi hanya karena salah paham saja.

"Lebih cepat lebih baik (Jokowi ke Papua) karena ada yang luka," ucapnya.

Lebih jauh, Fahri meminta Gubernur Papua Lukas Enembe dan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan ikut mengambil peran dalam menenangkan masyarakat.

Menurutnya, peran semua pihak berkepentingan terkait kerusuhan ini dibutuhkan agar tidak menjadi konflik sosial yang justru merugikan seluruh masyarakat Indonesia.

"Gubernur Papua dan Gubernur Papua Barat kita minta tolong juga supaya segera memberikan ketenangan. Jangan sampai ini berlanjut dan pecah, menjadi konflik sosial yang akan merugikan kita semua. Lukanya nanti dalam, lama mengobatinya," kata Fahri.

Sebelumnya, Jokowi mengakui ada hal yang membuat masyarakat Papua tersinggung. Namun dia mengajak masyarakat Papua bisa memaafkan.

"Jadi, saudara-saudaraku, Pakce Mace, mama-mama di Papua, di Papua Barat, saya tahu ada ketersinggungan. Oleh sebab itu sebagai saudara sebangsa setanah air, yang paling baik memaafkan. Emosi itu boleh tapi memaafkan itu lebih baik. Sabar itu juga lebih baik," kata Jokowi.

Jokowi meminta masyarakat Papua percaya kepada pemerintah. Dia mengatakan pemerintah berusaha menjaga kehormatan dan kesejahteraan masyarakat di Papua dan Papua Barat. (*)


 Sumber : cnn /  Editor : DavidR


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 19 Juni 2019 - 12:45:55 WIB

    PN Jaksel Panggil PKS soal Ganti Rugi Rp30 M ke Fahri Hamzah

    PN Jaksel Panggil PKS soal Ganti Rugi Rp30 M ke Fahri Hamzah JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) memanggil Partai Keadilan Sejahtera (PKS) permohonan eksekusi dalam perkara yang dimenangkan oleh Fahri Hamzah. Diketahui hingga enam bulan sejak per.
  • Selasa, 08 November 2016 - 23:53:29 WIB

    Fahri Hamzah: Aksi Damai 4 November Bukan Kudeta

    Fahri Hamzah: Aksi Damai  4 November Bukan Kudeta JAKARTA, HALUAN — Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menegaskan aksi demo damai Jumat lalu (4/11) yang berakhir rusuh itu bukanlah ‘kudeta yang gagal’ karena demo itu bukan untuk mengkudeta Presiden RI..
  • Jumat, 30 September 2016 - 04:24:39 WIB
    WAKIL PRESIDEN JENGUK IRMAN DI LAPAS GUNTUR

    Fahri: Penangkapan Irman Tak Sesuai Etika

    Fahri: Penangkapan Irman  Tak Sesuai Etika JAKARTA, HALUAN — Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai penangkapan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Irman Gusman oleh Komisi Pem­berantasan Korupsi (KPK) tidak sesuai etika. Karena menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (.
  • Sabtu, 11 Juni 2016 - 03:39:49 WIB

    PKS Geram Fahri Masih Jadi Wakil Ketua DPR

    PKS Geram Fahri Masih  Jadi Wakil Ketua DPR JAKARTA, HALUAN — Ledia Hanifa Amalia resmi dicopot dari jabatannya seba­gai wakil ketua komisi VIII DPR. Pergantian tersebut diresmikan oleh Wakil Ketua DPR Agus Hermanto. Se­ha­rusnya, pergantian ini dires­mi­kan Wak.
  • Selasa, 10 Mei 2016 - 04:15:58 WIB

    Fahri Hamzah Tuntut PKS Rp500 Miliar

    Fahri Hamzah Tuntut PKS Rp500 Miliar JAKARTA, HALUAN — Fahri Hamzah menuntut Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membayar ganti rugi materiil dan imateriil senilai lebih dari Rp500 miliar. Tuntutan itu dibacakan pihak Fahri saat membacakan permohonan gugatan di Pe.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM