Gudang AWS Bukittinggi Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp4 Miliar


Rabu, 21 Agustus 2019 - 16:29:25 WIB
Gudang AWS Bukittinggi Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp4 Miliar Petugas Inafis dari Polda Sumbar di dampinggi anggota Polres Bukittinggi turun ke tkp, Rabu (21/8). YURSIL
BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Kebakaran hebat terjadi di gudang milik PT.  Anugrah Wahyu Sejahtera (AWS) Jalan By Pass Kelurahan Pulai Anak Aia, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Selasa (20/8), sekitar pukul 20.30 WIB.
 
Kerugian sementara diperkirakan sebesar Rp4 milyar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun satu orang karyawan di bagian gudang mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh dan saat ini menjalani perawatan di ruang ICU RS Akhmad Mukhtar.
 
Diketahui PT. AWS merupakan perusahaan milik Ari Wahyudi yang  bergerak bidang distributor produk kebutuhan rumah tangga seperti, obat nyamuk tiga roda, balsem cap lang, detol, stella dan force magic serta produk lainnya.
 
Sumber api, diduga berasal dari dinamo lift pengakut barang yang jatuh dan mengenai barang yang mudah terbakar sehingga memicu ledakan. Selain menghanguskan barang di lantai II dan III, kebakaran juga menghanguskan sebagian badan truk yang ada di dalam gudang.
 
Manager Operasional PT. AWS Zulkarnain (45) mengatakan, sebelum terjadi peristiwa kebakaran itu, tiga orang karyawannya sedang menaikkan barang dari lantai I ke lantai III dengan menggunakan lift, namun secara tiba tiba lift itu jatuh.
 
"Kerugian diperkirakan lebih kurang Rp4 milyar, saya tidak mengetahui secara pasti dari mana api berasal, namun api dengan cepat membesar," kata Zulkarnain kepada Haluan di TKP, Rabu (21/8).
 
Ia menambahkan, terkait dengan salah seorang karyawan bernama Ikral (30) menjadi korban kebakaran, Zulkarnain mengatakan perusahaan bertanggung jawab atas musibah itu dan akan membantu biaya pengobatan korban.
 
"Perusahaan akan bertanggung jawab, semua karyawan disini berjumlah 20 orang.  Selain itu karyawan juga ikut program BPJS Ketenagakerjaan," jelasnya.
 
Sementara itu Kepala Dinas Kebakaran Kota Bukittinggi melalui Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Susilo mengatakan, tujuh unit mobil Damkar dari Dinas Kebakaran Bukittinggi dan mobil  Damkar dari daerah tetangga diturunkan ke lokasi untuk membantu upaya pemadaman.
 
“Dari informasi petugas gudang kepada petugas Damkar, api dipicu oleh dinamo lift pengakut barang di dalam ruko jatuh dan mengenai parfum ruangan, sehingga memicu api dan ledakan. Selain membakar bangunan, kebakaran juga menghanguskan sebagian badan truk yang ada di dalam gudang,” ujar Susilo.
 
Wali Kota Bukitinggi Ramlan Nurmatias yang juga turut datang kelokasi kejadian menyampaikan, penyebab kebakaran akan didalami oleh Polres Bukittinggi, dan Pemko Bukittinggi  turut prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi.
 
“Peristiwa kebakaran  ini menjadi pelajaran bagi kita semua, agar lebih waspada terhadap apapun yang bisa menyebabkan kebakaran,” ungkap Ramlan.
 
Pantauan Haluan di TKP, api berhasil dipadamkan 3 jam kemudian setelah 7 unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Kabupaten Agam, Limapuluh Kota, Solok, Tanah Datar, Padang Panjang, dan Bukittinggi datang kelokasi. 
 
Terlihat petugas Damkar harus berjibaku untuk menjinakkan amukan sijago merah yang membara tersebut, mengingat konstruksi ruko yang terbakar dilapisi besi pelindung.
 
Bunyi ledakan dari dalam gudang akibat ledakan bahan mudah terbakar menyulitkan petugas memadamkan api.
 
Untuk menyelidiki peristiwa kebakaran itu, Rabu (21/8) pagi terlihat sejumlah petugas Inafis dari Polda Sumbar didampinggi anggota Polres Bukittinggi turun ke lapangan. (h/ril)
 

loading...
Reporter : Yursil /  Editor : HSP

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]