DPRD Sumbar Sepakati Ranperda Pendirian PT Sijunjung Sumbar Energi


Kamis, 22 Agustus 2019 - 16:41:35 WIB
PADANG, HARIANHALUAN.COM - DPRD bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar menyepakati rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Pendirian PT Sijunjung Sumbar Energi menjadi peraturan daerah (Perda).

Pengambilan keputusan terhadap Perda PT Sijunjung Sumbar Energi dilakukan melalui rapat paripurna DPRD, Rabu sore, (21/8).

Ketua DPRD Sumbar, Hendra Irwan Rahim mengatakan, PT Sijunjung Sumbar Energi didirikan untuk menerima participating interest (PI) atau semacam bagi hasil atas eksploitasi minyak dan gas bumi pada Blok Sinamar sebesar 10 persen.

Untuk ini, sambungnya, Kementerian ESDM telah menerbitkan Plan of Development (POD) 1 Blok Sinamar dengan PT Rizki Bukit Barisan Energi (RBBE) sebagai pemegang Kontrak Kerja Sama (KKS).

"Dengan diterbitkannya POD 1 atas Blok Sinamar oleh Kementerian ESDM maka proses eksploitasinya akan segera dimulai oleh PT RBBE yang menjadi pemegang KKS," ujar Hendra.

Dia menjelaskan, sesuai pasal 34 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 tahun 2004, dalam eksploitasi yang dilakukan, kontraktor wajib memberikan PI 10 persen kepada daerah melalui BUMD.

"Sehubungan hal ini, awal Juli lalu gubernur telah mengajukan Ranperda tentang pendirian PT Sumbar Energi sebagai BUMD yang akan mengelola PI 10 persen tersebut ke DPRD," papar Hendra. 

Meski awalnya diajukan dengan nama PT Sumbar Energi, lanjut Hendra, dalam perjalanan pembahasan nama BUMD yang akan didirikan berubah menjadi PT Sijunjung Sumbar Energi. Perubahan nama tersebut menurut dia bertujuan untuk lebih menjelaskan posisi dan kedudukan Pemkab Sijunjung dalam perseroan ini.

Ia juga menyampaikan, hasil yang diperoleh dari PI 10 persen tadi akan disetorkan seluruhnya ke kas daerah masing-masing pemegang saham (Provinsi Sumbar dan Pemkab Sijunjung), secara proporsional sesuai kepemilikan saham tentunya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit menyampaikan, pendirian BUMD PT Sijunjung Sumbar Energi akan menjadi dasar bagi daerah mendapatkan bagi hasil dari eksploitasi sumber daya mineral yang dilakukan di Kabupaten Sijunjung tersebut.

"Sumur Sinamar-1 memiliki potensi minyak dan gas bumi yang cukup besar. Salah satu syarat salah satu syarat agar kita bisa mendapatkan PI 10 persen dari sumber daya alam yang ada itu, dengan membentuk BUMD," katanya. (h/len)
 
 

Reporter : Leni /  Editor : HSP
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]