STIKes Fort de Kock Gugat Pemko Bukittinggi ke PTUN


Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:58:08 WIB
STIKes Fort de Kock Gugat Pemko Bukittinggi ke PTUN Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Diduga tidak memiliki izin Mendirikan Bangunan (IMB),  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Fort de Kock Bukittinggi melayangkan  gugatannya ke Pengailan Tata Usaha Negeri (PTUN) Padang. Dalam sidang tersebut tim kuasa hukum dari STIKes Bukittinggi, selaku penggugat membacakan gugutannya, Kamis (22/8). 

Menurut Kuasa Hukum STIKes Bukittinggi, Didi Cahyadi Ningrat cs, keluarnya surat peringatan kedua dari Wali Kota Bukittinggi, terkait dengan gedung STIKES yang tidak memiliki IMB.   “Dimana surat tersebut terbit pada tanggal 17 Mei 2019. Maka kita melakukan gugatan, pasalnya tidak  berdasarkan hukum, karena semua gedung STIKes mempunyai IMB," kata Didi. 

Ia menambahkan, sejak proses pembangunan gedung tersebut tidak ada masalah. Tapi, kenapa tiba tiba saja ada surat peringatan.   Sementara itu, kuasa hukum dari Pemko Bukittingi selaku tergugat, akan menjawab gugutan dari penggugat.   Sidang yang diketuai oleh Irna, memberikan waktu. “Baiklah sidang ini kita tunda dan dilanjutkan kembali dengan jadwal yang telah ditetapkan,” tegasnya.     

Pada pemberitaan sebelumnya,  Pemko Bukittinggi keluarkan surat peringatan kepada pihak Yayasan Stikes Fort de Kock, terkait pencaplokan tanah milik Pemko oleh pihak yayasan di lahan pembangunan gedung DPRD di Bukit Batarah, Kelurahan  Manggis Gantiang,  Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS). 

Wali Kota Bukittinggi melalui Kepala Bagian Hukum Setdako, Isra Yonza, mengatakan, persoalan pencaplokan tanah pemda oleh Stikes Fort de Kock telah ditindaklanjuti oleh Pemko dengan melayangkan surat peringatan kepada Yayasan Fort de Kock, agar pihak yayasan dapat mengembalikan tanah tersebut kepada Pemko Bukittinggi tanpa ada bangunan milik yayasan Fort de Kock atau bangunan orang lain di atas tanah tersebut.

Terhadap pembangunan STIKes yang di atas milik Pemda, Pemko meminta kepada yayasan, agar membongkarnya. Bila tidak dilakukan maka dilakukan pembongkoran oleh Pemko Bukittinggi. 

Pada awalnya pemko Bukittinggi memiliki dua bidang tanah seluas 8.292 M² di Bukit Batarah Kelurahan Manggis Gatiang. Tanah tersebut dibeli dengan penganggaran belanja modal yang bersumber dari APBD Kota Bukittinggi 2007.  Dua bidang tanah itu terdiri dari sertifikat hak milik atas nama Atis Mayuti seluas  2.764 M2, dan sertifikat hak milik atas nama Syafri ST Pangeran seluas 5.528 M2. Meski tanah yang dibeli itu belum dibalik namakan atas nama pemerintah daerah, namun tanah tersebut  telah dicatat sebagai asset tetap  daerah pada catatan atas laporan keuangan. 

Sementara ketua STIKes Ford de Kock Nurhayati mengatakan, tanah Pemko yang terpakai itu telah dibangun sarana dan prasarana pendukung Stikes Fort de Kock, seperti ruang perkantoran, aula, ruangan olahraga serta sarana tempat penginapan tamu dan dosen  yang nilai pembangunanya mencapai Rp8 Miliar. (*)


Reporter : Rahma Winda /  Editor : DavidR


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 16 Juni 2019 - 17:56:33 WIB

    Dewan Sebut Stikes Caplok Lahan Pemda

    Dewan Sebut Stikes Caplok Lahan Pemda BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM -- Adanya temuan lapangan oleh DPRD terkait terpakainya sebagian lahan pembangunan gedung DPRD Kota Bukittinggi oleh pihak Stikes For De Kock Bukittinggi, mendapat sorotan dari Ketua Komisi I Bid.
  • Kamis, 28 Juli 2016 - 17:28:20 WIB

    Permintaan Tenaga Perawat di Luar Negeri Tinggi, Setwapres Datangi STIKes Fort de Kock Bukittinggi

    Permintaan Tenaga Perawat di Luar Negeri Tinggi, Setwapres Datangi STIKes Fort de Kock Bukittinggi BUKITTINGGI, HALUAN – Pemerintah RI melalui Tim Kementerian Sekretariat Negara RI Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) diturunkan ke STIKes Fort de Kock Bukittinggi, Kamis (28/7). Kedatangan tim tersebut untuk melakukan s.
  • Rabu, 30 Maret 2016 - 03:42:49 WIB

    STIKes Fort de Kock Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru

    BUKITTINGGI, HALUAN—Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Fort de Kock Bukittinggi telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2016/2017. Pendaftaran ini telah dibuka untuk gelombang pertama mulai tanggal 1 Mar.
  • Senin, 28 Maret 2016 - 14:54:35 WIB

    STIKes Dharma Landbouw Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir

    STIKes Dharma Landbouw Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir PADANG, HALUAN — Pasca ben­cana banjir menerjang sebagian besar kawasan di Kota Padang, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Dharma Landbouw yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Dharma Landbouw Sumbar, bergera.
  • Sabtu, 19 Desember 2015 - 03:17:10 WIB
    Salurkan Bantuan Rp4,6 Juta

    Mahasiswa STIKes Fort de Kock Bantu Korban Banjir

    Mahasiswa STIKes Fort de Kock Bantu Korban Banjir BUKITTINGGI, HALUAN — Mahasiswa STIKes Fort de Kock Bukittinggi yang tergabung dalam Fort de Kock Tanggap Bencana (Fortgana) menggalang dana untuk korban banjir bandang di Kabupaten Pasaman dengan cara meminta sumbangan kep.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM