MPR Gelar Pekan Konstitusi Bagi Kalangan Mahasiswa


Ahad, 25 Agustus 2019 - 10:20:13 WIB
MPR Gelar Pekan Konstitusi Bagi Kalangan Mahasiswa MPR Gelar Pekan Konstitusi Bagi Kalangan Mahasiswa

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sekretaris Jenderal MPR Dr. H. Ma'ruf Cahyono berharap rangkaian kegiatan Pekan Konstitusi MPR bisa menumbuhkan kesadaran berkonstitusi pada generasi muda. Harapan itu disampaikan Ma'ruf ketika membuka secara resmi Pekan Konstitusi MPR di Jakarta, Sabtu malam (24/8/2019).

Rangkaian kegiatan Pekan Konstitusi MPR adalah Lomba Debat Konstitusi, Academic Constitutional Drafting, dan Lomba Karya Tulis Ilmiah Sistem Ketatanegaraan. Pembukaan Pekan Konstitusi MPR diikuti mahasiswa yang menjadi finalis ketiga lomba itu.

Ma'ruf menyebutkan ketiga lomba itu melibatkan mahasiswa sebagai generasi muda. Lomba ini memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk berpikir kritis terhadap kondisi kebangsaan khususnya bagaimana sistem ketatanegaraan, bagaimana konstitusi, dan bagaimana implementasi atau pelaksanaan konstitusi kita.

"Rangkaian kegiatan ketiga lomba itu tidak hanya membuat generasi muda kritis terhadap suatu tatanan negara yang ada, konstitusi yang ada dan pelaksanaannya, tapi paling tidak muncul suatu kesadaran berkonstitusi pada generasi muda," katanya.

Menurut Ma'ruf, Lomba Debat Konstitusi, Lomba Academic Constitutional Drafting dan Lomba Karya Tulis Ilmiah Sistem Ketatanegaraan akan memunculkan pengetahuan dan pemahaman bagi generasi muda. Pada gilirannya, hasil pemikiran kritis dari mahasiswa memberikan masukan bagi penyempurnaan sistem ketatanegaraan sesuai dengan kebutuhan.

Bagi MPR, lanjut Ma'ruf, gagasan dan pemikiran kritis dari mahasiswa akan menjadi masukan bagi Badan Pengkajian MPR. Sebab, salah satu tugas MPR yang secara eksplisit disebutkan dalam UU MD3 adalah menyerap aspirasi dari berbagai lapisan masyarakat.

"Gagasan dan pemikiran kritis dari peserta lomba ini menjadi bahasan di Badan Pengkajian. Apalagi yang disampaikan adalah konsep-konsep yang sudah terstruktur, sistematis, dengan formulasi dan pendekatan pemikiran yang kritis," jelasnya.

Pekan Konstitusi berlangsung 24 hingga 30 Agustus 2019. Untuk Lomba Debat Konstitusi diikuti 20 perguruan tinggi dari 20 provinsi. Lomba Academic Constitutional Drafting diikuti enam perguruan tinggi, yaitu Institut Agama Islam Negeri Tulungagung, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Diponegoro, Universitas Pelita Harapan, Universitas Gajah Mada, dan Universitas Indonesia (Tim B). Untuk Lomba Karya Tulis Ilmiah Ketatanegaraan diikuti 10 finalis. (*)

Reporter : Syafril Amir /  Editor : DavidR


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 28 Januari 2020 - 17:03:12 WIB

    Jemput Aspirasi, Komite 4 DPD RI Kunjungi Pemprov Sumbar

    Jemput Aspirasi, Komite 4 DPD RI Kunjungi Pemprov Sumbar PADANG,HARIANHALUAN.COM-Komite 4 Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Daerah Propinsi Sumatera Barat.
  • Jumat, 24 Januari 2020 - 23:21:02 WIB

    Wabah Virus Corona, MPR: Pemerintah Harus Hentikan Impor Makanan dari China

    Wabah Virus Corona,  MPR:  Pemerintah Harus Hentikan Impor Makanan dari China JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-  Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani meminta pemerintah segera menerbitkan travel warning ke Wuhan, China di mana virus 2019-nCov itu berasal. Serta, mengusulkan agar impor produk makanan China dihentikan .
  • Kamis, 16 Januari 2020 - 10:23:19 WIB

    KPK Panggil Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ada Apa?

    KPK Panggil Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ada Apa? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Penyidik KPK memanggil Wakil Ketua MPR Zulklifi Hasan sebagai saksi kasus dugaan suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau yang menjerat eks Gubernur Riau Annas Maamun. Politikus PAN itu dipa.
  • Ahad, 05 Januari 2020 - 11:12:49 WIB

    China Klaim Natuna, Jokowi: Tak Ada Kompromi

    China Klaim Natuna, Jokowi: Tak Ada Kompromi JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Tensi diplomatik antara Indonesia dan China belakangan meriang dan perlu dikompres. Ini tak lepas dari pelanggaran Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) yang dilakukan kapal Negeri Tirai Bambu di perairan N.
  • Sabtu, 04 Januari 2020 - 15:19:14 WIB

    Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid: LBGT Dapat Hancurkan Bangsa

    Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid: LBGT Dapat Hancurkan Bangsa PADANG, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Hidayat Nur Wahid (HNW) berharap semua pihak terkait terutama unsur pemerintah di Kota Padang dapat senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM