Gunung Merapi Muntahkan Lava, Warga Dilarang Mendekat Radius 3 Km


Ahad, 25 Agustus 2019 - 12:12:27 WIB
Gunung Merapi Muntahkan Lava, Warga Dilarang Mendekat Radius 3 Km Gunung Merapi di perbatasan Yogyakarta - Jawa Tengah mengeluarkan guguran lava pada Minggu (25/8)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Gunung Merapi di perbatasan Yogyakarta – Jawa Tengah kembali mengeluarkan guguran lava, Minggu (25/8). Guguran lava yang dikeluarkan dengan jarak luncur 500 meter ke arah hulu Kali Gendol.

”Berdasarkan pengamatan mulai pukul 00:00-06:00 WIB dini hari, tercatat enam kali gempa guguran dengan amplitudo 2-22 mm dan durasi 26,9-79,6 detik,” kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, Minggu 25/8).

Mengutip Antara, hasil pengamatan visual selama periode itu menunjukkan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 25 meter di atas puncak kawah.

Cuaca di Gunung itu cerah dan berawan dengan angin bertiup lemah ke arah utara dan suhu udara mencapai 12-17.5 derajat Celsius, kelembaban udara 41-72 persen, serta tekanan udara 629-710.1 mmHg.

Pada Sabtu (24/8) malam pukul 21:37 WIB, gunung api teraktif di Indonesia ini juga tercatat meluncurkan awan panas guguran. Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 39 mm dan durasi 191.5 detik. Adapun Jarak luncur tidak teramati karena tertutup kabut.

Hingga saat ini BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Sehubungan semakin jauhnya jarak luncur awan panas guguran Merapi, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG.

Aktivitas Gunung Merapi terakhir memuntahkan guguran awan panas pada Rabu (15/8) pukul 04.52 WIB. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat jarak luncur awan panas hingga 950 meter ke arah hulu Sungai Gendol.

"Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi ±95.80 detik," demikian keterangan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo.Beberapa hari sebelumnya gunung dengan ketinggian 2.968 mdpl ini mengalami erupsi tidak menerus. (*)

 Sumber : cnn /  Editor : DavidR


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 17 Februari 2020 - 09:00:42 WIB

    BPBD Sawahlunto Belum Respon Longsor, Akses ke SDN 07 Talago Gunung Terganggu

    BPBD Sawahlunto Belum Respon Longsor,  Akses ke SDN 07 Talago Gunung Terganggu SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Puluhan murid dan guru SDN 07 Talago Gunung Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto tepaksa harus melewati jalan darurat menyusuri tebing, akibat akses jalan masuk ke sekolah tersebut tertimbun mater.
  • Sabtu, 15 Februari 2020 - 17:42:06 WIB

    12 Jenazah Penumpang Heli MI-17 Dievakuasi dari Pegunungan Papua

    12 Jenazah Penumpang Heli MI-17 Dievakuasi dari Pegunungan Papua JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Proses evakuasi terhadap 12 jenazah yang merupakan korban jatuhnya Heli MI-17 milik TNI Angkatan Darat di Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, dilakukan pada Sabt.
  • Kamis, 13 Februari 2020 - 07:45:19 WIB

    Gunung Merapi Erupsi..! Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 2 Kilometer

    Gunung Merapi Erupsi..! Semburkan  Abu Vulkanik  Setinggi 2 Kilometer YOGYAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Gunung Merapi erupsi lagi. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)   menjelaskan,  aerupsi terjadi Kamis pagi  (13/2/2020) pada pukul 05.16 WIB dengan durasi.
  • Rabu, 05 Februari 2020 - 21:22:27 WIB

    Diseruduk Babi, Petani Kampung Gunung Malelo Alami Luka Serius

    Diseruduk Babi, Petani Kampung Gunung Malelo Alami Luka Serius PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Seorang petani di Kampung Gunung Malelo, Nagari Rawang Gunung Melelo, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, harus dilarikan ke Puskesmas setempat, setelah mengalami luka serius akibat di seru.
  • Ahad, 19 Januari 2020 - 13:50:54 WIB

    Puluhan Pohon Ganja Tumbuh Subur di Gunung Guntur Garut

    Puluhan Pohon Ganja Tumbuh Subur di Gunung Guntur Garut JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Puluhan pohon ganja ditemukan warga tumbuh subur di kawasan Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kepolisian membawa pohon-pohon ganja tersebut ke Markas Polres Garu.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM