Pembangunan di Pasaman Belum Merata


Ahad, 25 Agustus 2019 - 16:02:59 WIB
Pembangunan di Pasaman Belum Merata TOKOH muda Pasaman, Endang Tirtana saat bertemu dengan Buya Syafei Maarif di rumahnya, di Yogyakarta. IST

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Pembangunan merupakan salah satu tolak ukur kemajuan suatu daerah. Infrastruktur adalah salah satu bentuk nyata bahwa pemerintah benar-benar membangun.

 

Namun, di Pasaman, sejumlah nagari masih terisolir karena minimnya sentuhan pembangunan. Kegiatan pembangunan hingga kini belum sepenuhnya merata karena hanya terfokus disejumlah kecamatan saja.

Minimnya perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman terhadap pembangunan infrastruktur di nagari-nagari terpencil itu mulai mendapat sorotan dari berbagai kalangan.

Salah satunya datang dari tokoh muda Pasaman yang kini berkiprah dikancah perpolitikan nasional, Endang Tirtana. Direktur Eksekutif di lembaga konsultan politik Intrans ini mengaku prihatin melihat kondisi sejumlah nagari di daerah itu masih terisolir hingga kini.

Menurutnya, kebijakan pemerintah daerah setempat terhadap pembangunan infrastruktur dikawasan terpencil masih terbilang rendah. Buktinya, banyak program pembangunan tidak menyasar ke daerah terpencil di kabupaten itu.

 

"Kurangnya pembangunan ke daerah pinggiran ini dapat dilihat dari minimnya infrastruktur yang memadai untuk mendukung aktivitas masyarakat setempat," kata Endang Tirtana kepada Haluan, Minggu.

Ia menilai arah kebijakan dan program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah belum merata hingga ke daerah pelosok seperti di Kecamatan Mapattunggul Selatan, Mapattunggul dan Duokoto.

"Saya melihat masih terjadi kesenjangan pembangunan karena hanya terfokus dibeberapa kecamatan saja. Sementara pembangunan di wilayah lain atau pinggiran seperti di tiga kecamatan itu seolah terabaikan," ujar Endang.

 

Ia mengatakan infrastruktur jalan ditiga kecamatan itu masih tertinggal jauh dibanding kecamatan lainnya. bahkan sampai saat ini jalan di wilayah itu sulit dilewati karena kondisinya tidak layak.

 

"Selain minimnya pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan, sebagian masyarakat juga belum menikmati sarana air bersih dan listrik yang memadai," katanya.

 

Endang mengaku mendapatkan banyak keluhan dari masyarakat di daerah itu terkait masih minimnya pembangunan infrastruktur jalan serta sarana prasarana lainnya.

 

"Masyarakat setempat juga dihadapkan dengan kondisi perekonomian yang sulit akibat keterbatasan akses," ujarnya.

 

Ia berharap, anggaran pembangunan yang bersumber dari uang rakyat itu dipergunakan untuk berbagai kemudahan, seperti pendidikan, kesehatan dan pemerataan infrastruktur jalan, jembatan, listrik dan air bersih di semua wilayah itu.

 

"Pemerintah daerah harus berkomitment untuk mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan diseluruh daerah terpencil di Pasaman. Kita juga berharap, para Legislator di DPRD harus bersuara, jangan diam," katanya. (h/yud)


Reporter : Yudi Lubis /  Editor : HSP


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM