Nelayan dan KSB Agam Tambah Pengetahuan Kebencanaan


Senin, 26 Agustus 2019 - 16:27:18 WIB
Nelayan dan KSB Agam Tambah Pengetahuan Kebencanaan Tiga Puluh orang petani nelayan dan kelompok siaga bencana (KSB) di Agam saat mengikuti sosialisasi mitigasi bencana yang dilaksanakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Baràt.

AGAM, HARIANHALUAN.COM - Tiga Puluh orang petani nelayan dan kelompok siaga bencana (KSB) di Agam mengikuti sosialisasi mitigasi bencana yang dilaksanakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Baràt.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Agam Yunaidi  yang mendampingi peserta sosialisasi mitigasi bencana tersebut, Senin (26/8), mengatakan, pengetahuan KSB dan petani tentang kebencanaan harus terus ditambah.

Dikatakannya, ini penting mengingat perubahan iklim saat ini mengakibatkan tejadinya perubahan atmosfir secara global dan upaya berupa perubahan variabilitas iklim alamiah. Melalui mitigasi perlu diperkuat dan membangun strategi dengan mengurangi dampak negatif terhadap pengurangan bencana secara berkelanjutan.

 

“Kegiatan dilaksanakan di Kota Pariaman. Kami menyambut baik atas diundangnya petani nelayan dan juga mengikutsertakan anggota KSB nagari, agar kelak para petani bersama KSB dapat memahami kearifan lokal dalam penanggulangan bencana di nagari,” katanya.
   

Narasumber sosialisasi mitigasi bencana  Harmis, S.PT dan Tomy dari Kogami, menyebutkan bahwa Sumatera Barat itu sebagai maket bencana harus kita ketahui filosofi penanggulangan bencana. yaitu jauhkan manusia dari bencana. Beradaptasi dengan bencana dan mendorong kearifan lokal sebagai kekuatan utama.

 

Tanggung jawab penanggu?angan bencana itu tidak saja pemerintah tetapi terkait dengan masyarakat dan dunia usaha. Selamatkan diri baru menyelamatkan tetangga dan masyarakat.
    

Kesiapsiagaan diri itu lebih besar dari bantuan orang lain sekitar 34,9 persen, bantuan tetangga hanya 28.1 persen, bantuan dari orang lewat hanya 2,6 persen. "Jadi kesiapan diri itu lebih besar dan perlu mendapat pengetahuan, keterampilan sebelum, saat dan sesudah bencana," jelasnya.

Soaialisasi mitigasi bagi nelayan di tiga wilayah pesisir pantai sangat diperlukan dan perlu diberikan kepada pelaku keselamatan dipinggir pantai. (h/yat)


Reporter : Rahmat Hidayat /  Editor : HSP


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM