Sempat Buron Setahun,  Bos Travel Umroh di Pariaman Ini Akhirnya Terciduk


Selasa, 27 Agustus 2019 - 19:57:07 WIB
Sempat Buron Setahun,  Bos Travel Umroh di Pariaman  Ini Akhirnya Terciduk Kapolres Pariaman, AKBP Andry Kurniawan dalam konferensi pers  menghadirkan Bos Travel Umroh  Beti Afnita yang berhasil dibekuk.  HENDRA

PARIAMAN,HARIANHALUAN.COM-Pelarian Direktur PT Safinatun Najah Salsabil, Beti Afnita (38) terhenti setelah jajaran dari Polres Kota Pariaman berhasil menangkapnya di Jawa Barat,  pelaku sudah satu tahun menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO), dalam kasus dugaan penipuan perjalanan umrah di Kota Pariaman.

Kapolres Pariaman, AKBP Andry Kurniawan menyebutkan, tersangka Beti Afnita ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak satu tahun yang lalu ini dengan nomor DPO/26/XI/2018/polres tanggal 02 November 2018."Beti Afnita warga jalan Dr. M. DJamil, Kelurahan Jawi - Jawi, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman ini kami amankan di sekitaran Teluk Jambe, Kabupaten Kerawang, Jawa Barat pada Selasa (20/8) lalu, sekitar pukul 22.30 WIB," kata Andry pada awak media, di Makopolres Kota Pariaman, Selasa (27/8)

Andry, menjelaskan pelaku ditetapkan sebagai DPO setelah menghilang kasus yang menjeratnya itu dilimpahkannya perkara ke penyidik Kejaksaan Negeri Pariaman (Kejari) Pariaman. Penyidik menetapkan tersangka pada bulan Oktober 2018 silam. Berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21 oleh penyidik Kejari Pariaman.

"Setalah itu tersangka tidak lagi kooprative dan semua nomor handphon juga tidak aktif lagi ketika dihubungi, serta semua akun media sosialnya pun non aktif. Karena itu penyidik tidak bisa melakukan tahap II disebabkan tersangka tidak diketahui keberadaanya," kata Andry.

Lebih lanjut Andry menjelaskan penangkapan tersangka dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Pariaman, Iptu Ardiansyah Rolindo dengan berapa orang personil Sat Reskrim Polres Pariaman. Pihaknya mengaku kesulitan melacak posisi tersangka yang kerap berpindah-pindah. Kemudian nomornya tersangka juga sudah tidak aktif lagi.

"Tapi kami terus berusa mencari, sehingga kami melacak dan posisi terakhirnya diketahui, pada akhirnya berhasil diamankan," katanya.

Diketahui, kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang merupakan calon jemaah umroh yang telah mendaftar ke PT Safinatun Najah Salsabil. Para jamaah telah melunasi pembayaran sebalum berangkat yang jadwal dijanjikan travel tersebut pada 20 Desember 2016. Untuk biayanya sendri bervariasi, tergantung paket yang dipilih oleh calon jemaah, mulai dari Rp19.500.000 sampai dengan Rp30.000.000.

Namun, sebelum keberangkatan tersebut, tersangka Beti mengumpulkan para jemaah tersebut disebuah masjid di Pariaman dan menyampaikan keberangkatan diundur pada 17 Januari 2017. Setelah itu Beti kembali membatalkan keberangkatan jemaah itu dengan memberitahukan melalui SMS pada jemaah dan berangkat pada 19 Januari 2019. Tidak sampai disana, Beti juga kembali mengudur keberangkatan jemaaah tersebut.

Atas dasar teersebut, jemaah membikin laporan pada Polres Kota Pariaman, dimana berdasarkan perbuatan pelaku telah merugikan jemaahnya Rp535.850.000-,(h/mg-hen).

loading...
Reporter : YUHENDRA /  Editor : DNJ

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]