TMSK Bakal Dilengkapi Teknologi AR


Rabu, 28 Agustus 2019 - 16:43:20 WIB
TMSK Bakal Dilengkapi Teknologi AR ilustrasi

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM -- Guna memberikan kenyamanan dan kepuasan pengunjung di Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK), kebun binatang kota Bukittinggi bakal dilengkapi dengan teknologi Augmanted Reality (AR).

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Bukittinggi Erwin Umar, melalui Kepala Bidang TMSBK Ikbal mengatakan, saat ini kebun binatang tengah dilakukan pekerjaan revitalisasi tahap I untuk pembangunan kandang Aviary. Nantinya, untuk melengkapi daya tarik pengunjung di kebun binatang, juga akan dilengkapi tekhnologi AR.

  1. AR yang dirancang ini sangat menarik, karena pengunjung dapat mengetahui secara detail tentang binatang yang dilihat melalui smartphone, tidak lagi dengan cara membaca papan yang tertera dipintu kandang. Dengan menscan penanda dengan aplikasi MeScan, maka akan tampil video binatang yang ada dikandang tersebut. ini tentunya akan dapat menambah daya tarik di kebun binatang Bukittinggi.

“Pekan lalu, Disparpora Bukittinggi telah menghadirkan PT Sahara Kreatif Indonesia Pekanbaru untuk mempresentasikan tekhnologi AR tersebut di Balaikota. Dalam presentasi teknologi AR ini dihadiri langsung oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda, Asisten serta Kepala SKPD dilingkungan Pemko Bukittinggi. Namun demikian, ini baru semacam penawaran dari PT Sahara Kreatif Indonesia kepada Pemko. Hal ini tentunya akan dipelajari lagi lebih lanjut, serta dilakukan uji coba terlebih dahulu,” kata Ikbal kemarin.

Dalam presentasi yang dilaksanakan itu ujar Ikbal, salah seorang perwakilan dari PT. Sahara Kreatif Indonesia Bhorri menyampaikan, bahwa tekhnologi AR tersebut adalah sebuah tekhnologi dimana pengguna dapat memberikan informasi dengan menscan penanda yang sudah ditentukan agar menampilkan sebuah video informasi. Tekhnologi AR merupakan tekhnologi yang memanfaatkan dunia digital dan dunia nyata dengan menggunakan kamera smartphone.

“Untuk dapat menggunakan AR ini di kebun binatang, para pengunjung terlebih dahulu harus mendownload aplikasi “MeScan” di handphone. Setiap kandang hewan nantinya juga akan dipasang sebuah penanda yang nantinya dapat di scan oleh pengunjung kebun binatang. Kemudian penanda yang di scan melalui aplikasi MeScan akan menampilkan informasi berupa video edukasi tentang satwa yang ada pada kandang tersebut,” ungkap Ikbal.

Sementara itu Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan, TMSBK merupakan lembaga konservasi yang juga memiliki peran sebagai sarana riset atau penelitian dan pendidikan. Di samping itu keberadaan TMSNK juga berperan sebagai tempat rekreasi bagi masyarakat, karena di dalamnya ada kebun binatang.

“Kita bersyukur karna keberdaan TMSBK menjadi salah satu tujuan wisata keluarga favorit di Kota Bukittinggi. Hal ini dibuktikan dengan tingkat kunjungan ke TMSBK yang selalu meningkat setiap tahunnya. Dengan dilengkapinya TMSBK ini dengan teknologi AR, tentunya akan menambah daya tarik tersesendiri bagi pengunjung. Sebagai lembaga edukasi, TMSBK akan dapat memberikan pendidikan dan pengetahuan kepada masyarakat luas dalam hal pengenalan satwa liar dan lingkungannya,” ujar Ramlan.

Dalam presentasi teknologi AR itu juga dilakukan presentasi oleh CV. Nayla Konsultan selaku kontaraktor pelaksana revitalisasi tentang DED revitalisasi kandang TMSBK tahap II, yang pembangunannya akan dilakukan pada 2020 mendatang. Revitalisasi TMSBK tahap II ini untuk area Karnivor yang meliputi revonasi kandang harimau, singa, dan pembangunan kandang benggala. Serta area herbivor yang meliputi pembuatan kandang gajah, kandang tapir dan kandang kambing hutan.(h/tot)

loading...
Reporter : Gatot /  Editor : HSP

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]