Demo  Anarkis!  Bakar Kantor dan Jarah Toko,  Jokowi Minta Masyarakat Tenang


Jumat, 30 Agustus 2019 - 11:57:20 WIB
Demo  Anarkis!  Bakar Kantor dan Jarah Toko,  Jokowi Minta Masyarakat Tenang Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X (kanan) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri), saat meninjau perkembangan pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta, Kamis. (dok kompas).

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM- Presiden Joko Widodo meminta masyarakat Papua untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan anarkistis.

 "Jadi saya terus mengikuti dan juga saya sudah mendapat laporan situasi terkini di Papua pada khususnya di Jayapura dan saya juga minta masyarakat tenang tidak melakukan tindakan-tindakan yang anarkis," kata Jokowi di Purworejo, sebagaimana disiarkan langsung akun YouTube Sekretariat Presiden yang dikutip kompas.com.

 Jokowi mengingatkan semuanya akan rugi apabila ada fasilitas umum, fasilitas publik, serta fasilitas masyarakat yang sudah dibangun bersama menjadi rusak. 
Kepala Negara memastikan, akan ada tindakan bagi mereka yang melakukan pelanggaran hukum. "Tadi malam saya perintahkan ke Menkolpulhukam bersama Kapolri, Kabin, dan Panglima TNI, untuk mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang melanggar hukum dan pelaku tindakan anarkis serta rasialis," kata dia. 

Seperti diberitakan, Kamis kemarin aksi massa di Papua dan Papua Barat  semakin anarkis dan brutal.  Tak terbendung lagi, massa aksi telah membakar  sejumlah perkantoran, mejarah toko dan kedai di Jaya Pura.   Kabel telpon dan listrik juga  diputus.

Setelah membakar Kantor Majelis Rakyat Papua, massa membakar Kantor Telkom, Kantor Pos, dan sebuah SPBU yang berjejer di samping Kantor BTN di Jalan Koti, Jayapura. 

Kini sudah ribuan warga mengungsi ke Markas TNI AL, di Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura. Mereka minta perlindungan di sana.

Ribuan warga yang mengungsi ke instalasi militer Markas TNI Angkatan Laut Hamadi karena ketakutan. Sebab, ribuan massa   masih bertahan di halaman kantor Gubernur dan dikhawatirkan adanya kerusuhan susulan. 

"Kondisi kami lagi trauma. Kami takut kalau massa balik dan melakukan pengerusakan dan penjarahan, hingga pembakaran. Itu yang buat kami mengungsi," kata seorang pria Jojo  seperti dikutip dari kompas.com.*

loading...
 Sumber : Kompas.com /  Editor : DNJ
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]