Jangan Salah, Ternyata Silek Bisa Hindarkan Generasi Muda dari Tawuran


Ahad, 01 September 2019 - 16:40:11 WIB
Jangan Salah, Ternyata Silek Bisa Hindarkan Generasi Muda dari Tawuran DIALOG SILEK -- Dialog sinergi pelestarian silek. Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Wilayah kerja Provinsi Sumatera Barat, Bengkulu dan Sumatera Selatan, berharap pemerintah daerah terus mendorong pelestarian kebudayaan silek tradisi di daerah. DAYAT

AGAM, HARIANHALUAN.COM- Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Wilayah kerja Provinsi Sumatera Barat, Bengkulu dan Sumatera Selatan, berharap pemerintah daerah terus mendorong pelestarian kebudayaan silek tradisi di daerah.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Wilayah kerja Prov Sumbar, Bengkulu dan Sumsel, Suarman dalam dialog Pelestarian Sinegitas pelestarian Silek, di Maninjau Indah, Sabtu (31/8).

Hadir dalam kesempatan itu Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Martias Wanto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Isra beserta tuo-tuo Silek. Pada kesempatan itu ditekankan silek tradisi harus mendapatkan perhatian serius.

Ia menjelaskan, pelestarian silek tidak lepas dari dukungan pemerintah setempat, oleh sebab itu peran serta pemangku kebijakan juga diperlukan dalam penganggaran maupun membuat regulasi payung hukum.

" Silek tradisi merupakan kekayaan yang harus terus dilestarikan, silek merupakan salah satu permainan tradisional, juga merupakan altetnatif meminimalkan dampak negatif generaai muda dari perkembangan teknologi," kata Kepala balai pelestarian nilai Budaya Wilayah kerja Prov Sumatera Barat, Bengkulu dan Sumatera Selatan, kata Suharman.

Sementara itu Sektaris Daerah Kabuapten Agam, Martias Wanto mengatakan, di Kabupaten Agam pelestarian terhadap silek sudah mendaptkan perhatian yang cukup baik, meski masih ada hal-hal yang mesti terus ditingkatkan.

Sejak beberapa tahun silam pemerintah sudah mengupayakan silek masuk sekolah. Salah satu dampaknya, tidak ada anak sekolah yang tawuran. Sebab mereka tentu tidak akan bertikai dengan adik atau kakak sepeguruan, walau begitu hal inovasi ini harus terus ditambah.

Ia juga mendorong tuo-tuo silek untuk turun serta mengawal dana desa sehingga ada pos untuk pelestarian kebudayaan khususnya silek di anggaran dana Nagari. (h/yat)

loading...
Reporter : Rahmat Hidayat /  Editor : HSP

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]