Soal Disertasi Seks Halal Luar Nikah, MUI: Sesat  dan Menjerumuskan!


Selasa, 03 September 2019 - 17:54:16 WIB
Soal Disertasi  Seks Halal Luar Nikah, MUI: Sesat  dan Menjerumuskan! Yunahar Ilyas

JAKARTA,HARIAHALUAN.COM-Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengkaji disertasi Abdul Aziz, mahasiswa s3 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. yang menilai ada celah hubungan seksual normarital atau di luar pernikahan tidak melanggar secara hukum Islam alias halal. MUI menyimpulkan, hasil kajian itu menyimpang dan menyesatkan.

MUI meminta kepada seluruh masyarakat khususnya umat Islam untuk tidak mengikuti pendapat dalam disertasi tersebut, karena dapat tersesat dan terjerumus ke dalam perbuatan yang dilarang oleh syariat agama.

Wakil Ketua Umum MUI, Yunahar Ilyas, menyatakan MUI sudah rapat dan menilai penelitian Abdul Aziz menyimpang dari karena bertentangan dengan Al-Quran dan Sunah.

"Hasil penelitian Saudara Abdul Aziz terhadap konsep milk al-yamin Muhammad Syahrur yang membolehkan hubungan seksual di luar pernikahan (nonmarital), saat ini bertentangan dengan Al-Quran dan Sunnah serta kesepakatan ulama (ijma' ulama) dan masuk dalam kategori pemikiran yang menyimpang (al-afkar al-munharifah) dan harus ditolak karena dapat menimbulkan kerusakan (mafsadat) moral/akhlak ummat dan bangsa," jelas Yunahar dalam siaran pers MUI, Selasa (3/9).

Pernyataan ini ditandatangani oleh Wakil Ketua Umum MUI Yunahar Ilyas dan Sekjen Anwar Abbas. 

Menurut MUI, konsep hubungan seksual nonmarital atau di luar pernikahan tidak sesuai untuk diterapkan di Indonesia karena mengarah kepada praktik kehidupan seks bebas yang bertentangan dengan tuntunan ajaran agama (syar’an), norma susila yang berlaku (‘urfan), dan norma hukum yang berlaku di Indonesia (qanunan). Juga  bertentangan dengan UU Nomor 1 Tahun 1974 dan nilai-nilai Pancasila.

"Praktik hubungan seksual nonmarital dapat merusak sendi kehidupan keluarga dan tujuan pernikahan yang luhur, yaitu untuk membangun sebuah rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan rahmah, tidak hanya untuk kepentingan nafsu syahwat semata," jelas Yunahar.

MUI meminta kepada seluruh masyarakat khususnya umat Islam untuk tidak mengikuti pendapat dalam disertasi tersebut, karena dapat tersesat dan terjerumus ke dalam perbuatan yang dilarang oleh syariat agama.

MUI juga  menyesalkan promotor dan penguji disertasi yang tidak memiliki kepekaan perasaan publik dengan meloloskan dan meluluskan disertasi tersebut yang dapat menimbulkan kegaduhan dan merusak tatanan keluarga serta akhlak bangsa.*

loading...
 Sumber : MUI-Dtc /  Editor : DNJ

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]