NKRI Dibangun Bersama, Ketum LKAAM: Putra Minang Layak Jadi Menteri


Selasa, 03 September 2019 - 21:42:56 WIB
NKRI Dibangun Bersama, Ketum LKAAM: Putra Minang Layak Jadi Menteri Dr. HM Sayuti MPd  Dt Rajo Pangulu

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM- Ketua Umum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Provinsi Sumatera Barat Dr. HM Sayuti MPd  Dt Rajo Pangulu berharap  kepada Presiden terpilih Ir Joko Widodo (Jokowi) agar mengikutsertakan putra Minang dalam Kabinet  Indonesia Kerja jilid II tahun 2019-2024 mendatang. 

"Keterwakilan putra Minang dalam kabinet seharusnya menjadi pertimbangan bagi pak Presiden Jokowi dalam menyusun kabinetnya," kata Datuk Sayuti dalam rilisnya, Selasa (3/9/2019).

Salah satu putra Minang yang dinilainya layak mendampingi Presiden dalam Kabinet adalah Dr HM Darmizal MS.

Sayuti yang disapa dengan pak Datuk ini memberi alasan yang logis tentang sosok Darmizal yang amat layak jadi menteri. 

"Beliau (Darmizal-red) masih muda, agresif, gigih dan sangat peduli dengan masyarakat. Apalagi Darmizal yang kita kenal selama ini ramah dan santun kepada semua orang. Hal itu menambah bukti jika sosok Darmizal amat dibutuhkan dalam melayani rakyat Indonesia dimasa yang akan datang," terangnya.

Lebih lanjut Datuk menjelaskan soal rencana perpindahan Ibukota ke Kalimantan. Menurutnya, sosok Darmizal adalah sebuah jawaban penghubung antara masyarakat Minang dengan Ibukota yang jaraknya cukup jauh dibandingkan dengan sekarang. 

"Pak Darmizal akan mampu menjadi penguhubung masyarakat Minang nantinya. Saya yakin itu," tegas Datuk.

Sayuti Datuk Rajo Panghulu juga memaparkan, meskipun perolehan suara 01 pada Pilpres April lalu di Sumbar jauh dari harapan. Bukan berarti putra Minang tak dilibatkan dalam kabinet.

"NKRI ini dibangun dari semua elemen, agama, suku, dan profesi. Kami berharap jangan lihat dari hasil Pilpres kemarin. Akan sangat bijak kita melihat peran orang Minang pada masa perjuangan kemerdekaan dan sebelumnya, khususnya kontribusinya terhadap NKRI," demikian Sayuti. (sam).

loading...
Reporter : SAM /  Editor : DNJ
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 26 Oktober 2019 - 11:38:45 WIB

    Pemuda Pancasila Akan Bersikap Tegas Pada Pengganggu NKRI

    Pemuda Pancasila Akan Bersikap Tegas Pada Pengganggu NKRI JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, Bambang Soesatyo, menyatakan akan bersikap tegas terhadap pihak-pihak yang ingin mengganggu kedaulatan NKRI, Pancasila dan Presiden Joko.
  • Senin, 26 Agustus 2019 - 20:14:49 WIB

    Indonesia Butuh Komitmen Pemuda Untuk Menjaga NKRI

    Indonesia Butuh Komitmen Pemuda Untuk Menjaga NKRI JAKARTA, HARIANHALUAN.COM-Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Oesman Sapta mengapresiasi komitmen gerakan pemuda untuk bersatu dan menjaga NKRI..
  • Senin, 05 Agustus 2019 - 23:44:13 WIB

    Ijtimak Ulama IV Usul NKRI Bersyariah

    Ijtimak Ulama IV Usul NKRI Bersyariah BOGOR, HARIANHALUAN.COM – Para ulama tanah air kembali berkumpul membahas situasi terkini bangsa di hotel Lorin Sentul, Bogor pada Senin (5/8). Pada pertemuan itu digelar Ijtimak Ulama IV yang menghasilkan empat poin pertim.
  • Kamis, 29 Desember 2016 - 00:18:08 WIB

    Panglima TNI Beberkan Ancaman Terhadap NKRI

    Panglima TNI Beberkan  Ancaman Terhadap NKRI JAKARTA, HALUAN — Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, berbicara di hadapan Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Dalam kesempatan itu, Gatot memaparkan sejumlah hal yang berpotensi ýakan mengancam NKRI..
  • Jumat, 16 Desember 2016 - 02:12:26 WIB
    WARGA ASING DIBOLEHKAN DIRIKAN ORMAS DI INDONESIA

    Kebijakan Jokowi Bahayakan NKRI

    JAKARTA, HALUAN — Anggota Komisi I DPR RI Ahmad Muzani mendesak pemerintah untuk mencabut Peraturan Pemerintah (PP) No 59/2016 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang didirikan oleh Warga Negara Asing (WNA). PP yang .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]