Kisah Sedih Mahasiswi Unand Ini Sebelum Ditemukan Tewas di Kamar Kos


Rabu, 04 September 2019 - 02:07:03 WIB
Kisah Sedih Mahasiswi Unand Ini Sebelum Ditemukan Tewas di Kamar Kos Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM— Niat hati meraih sukses ke Kota Padang, namun apa daya impian terkubur di tengah jalan. Meysi Aulia (19), mahasiswi Universitas Andalas (Unand) asal Kerinci, Jambi ini ditemuka tewas tergantung di kamar kosnya, Selasa (3/9).

Mayat korban ditemukan pertama kali oleh teman sekamar kosnya, Intan (19).

“Saya balik dari bikin tugas kelompok sekitar pukul 5sore meliat kamar gelap. Tandanya kak Aulia belum pulang kuliah. Saya pakai kunci sendiri membuka pintu kamar. Alangkah kagetnya saya meliat kak Aulia tergantung itu,” ujar Intan yang masih tak percaya rasanya kejadian memilukan itu.

Menurut Intan, akhir-akhir ini korban sering menangis. Ditambah lagi, korban sering menangis saat keluarganya di kampung.

“Kepada saya, kak Aulia sering bercerita tentang kuliahnya dan dia sering menangis saat bercerita,” kata Intan.

Saat menghubungi keluarganya, kata Intan, korban tidak menjelaskan secara detail permasalahan korban di kampus dan hanya mengatakan permasalahan kampus saja secara umum.

"Kak Aulia sering bercerita tentang permasalahannya di kampus kepada saya dan dia sering menangis saat bercerita," lanjutnya.

Seperti berita sebelumnya, Meysi Aulia ditemukan tewas dalam keadaan tergantung di salah satu kamar kos, di Jalan Kapalo Koto Kecamatan Pauh, Padang, Selasa (3/9) sekitar pukul 17.00 WIB.

Menurut data yang diperoleh Haluan di tempat kejadian, mayat korban asal Kerinci itu merupakan mahasiswi jurusan Administrasi Negara, Fakults Ilmu Sosial Ilmu Politik, Universitas Andalas.

Penemuan mayat korban berawal saat Intan (19) teman sekamar korban pulang mengerjakan tugas kelompok, setelah membuka pintu kamar ia melihat korban berada dalam kamar dalam posisi tergantung dengan bagian tubuh yang tersandar ke dinding kamar.

Setelah melihat situasi itu, Intan yang dalam keadaan panik memberitahukan kejadian tersebut kepada salah seorang warga, warga pun langsung melaporkan kepada Ketua RT setempat.

Atas laporan yang diterima, pihak kepolisian langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan membawa mayat korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan visum dan pengembangan atas kejadian. Pihak keluarga korban pun sudah duhubungi. Untuk keterangan lebih lanjut, polisi belum bisa memberikan keterangan sebelum semua proses penyelidikan selesai. (*)

loading...
Reporter : Tio /  Editor : DavidR

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]