Tingkat Kunjungan ke Samsat Padang Panjang Membludak


Kamis, 05 September 2019 - 12:59:01 WIB
Tingkat Kunjungan ke Samsat Padang Panjang Membludak AKTIVITAS masyarakat di Kantor Samsat Kota Padang Panjang Rabu (4/9) meningkat dari hari biasanya. APIZ RAJO ALAM

PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COM - Kunjungan masyarakat ke kantor Samsat Kota Padang Panjang membludak, seiringan dengan adanya edaran dari Pemprov Sumbar terkait penghapusan denda dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Namun ada juga masyarakat yang kecewa, akibat salah mentafsirkan informasi dan edaran tersebut.

 

Seperti yang dialami Putri, salah seorang masyarakat yang berniat untuk mengurus mutasi kendaraannya. Namun karena salah mentafsirkan informasi yang beredar, akhirnya Putri harus meninggalkan kantor Samsat untuk sementara waktu dan menuju ke Anjungan Tunai Mandiri (ATM) terdekat.

 

"Setelah mendapat informasi tentang adanya penghapusan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, saya berencana mutasi kendaraan saya dari Pasaman ke Kota Padang Panjang. Tetapi setelah saya mencoba untuk mengurusnya di kantor Samsat kota Padang Panjang, ternyata penghapusan Bea Balik Nama tersebut tidak berlaku bagi kendaraan yang akan di pindahkan antar kota dalam Provinsi Sumatera Barat," tutur Putri

 

Meski yang didapatinya di lapangan tak sesuai dengan apa yang dibayangkannya sebelumnya, namun dengan penjelasan yang cukup baik dari pihak Samsat Padang Panjang, akhirnya Putri tetap melanjutkan rencananya untuk mengurus mutasi kendaraannya.

 

Tak jauh berbeda dengan Putri, salah seorang masyarakat bernama Surya juga sedikit kecewa akibat kesalahannya dalam menerima informasi. Sebelumnya Surya beranggapan dengan adanya edaran dan informasi tentang Pemutihan Pajak, ia dapat terbebas dari tanggungan pajak kendaraan nya tersebut.

 

"Sebelumnya saya berasumsi dengan adanya pemutihan pajak ini, semua beban pajak kendaraan saya sebelumnya dapat dihapuskan, ternyata yang dihapuskan hanyalah dendanya saja. Sementara tunggakan pajak saya selama 3 tahun tetap harus saya bayarkan," ungkap Surya

 

Pantauan Haluan di lapangan, sejak beredarnya informasi tentang penghapusan denda pajak dan BBN, kunjungan masyarakat ke Kantor Samsat naik cukup tinggi.

 

Sementara itu, Dahlia Umar selaku Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah di Padang Panjang saat di konfirmasi Haluan, Rabu (4/9) pagi membenarkan, adanya peningkatan drastis kunjungan masyarakat ke kantor Samsat Padang Panjang. Iapun juga tak memungkiri, adanya masyarakat yang kecewa karena salah dalam mentafsirkan informasi yang beredar.

 

"Sejak adanya edaran tentang penghapusan denda dan bea balik nama kendaraan bermotor, kunjungan masyarakat ke kantor Samsat kota Padang Panjang meningkat lebih dari 100 persen dari pada hari biasanya.

Namun kita juga tidak menutupi jika adanya beberapa orang masyarakat yang kecewa, saat sampai di kantor Samsat, karena kesalahannya dalam mengartikan informasi yang beredar," ungkap Dahlia.

 

Dikatakan Dahlia untuk penghapusan denda pajak atau yang disebut dengan pemutihan, pemilik kendaraan akan dibebaskan dalam biaya denda pajak kendaraannya, namun tunggakan pajak kendaraan tersebut juga tetap harus dilunasinya. (h/pis)

loading...
Reporter : Apis /  Editor : HSP

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]