FKUB Sawahlunto Lakukan Koordinasi Lintas Agama


Kamis, 05 September 2019 - 16:18:23 WIB
FKUB Sawahlunto Lakukan Koordinasi Lintas Agama Ketua FKUB Sawahlunto, Adi Muaris (tengah), Ka TU Kemenag Sawahlunto, Oktoverisman (kanan) dan Kabid Kesbang Pol Badan Kesbang PoL PBD Sawahlunto, Susilo Hadi saat rakor FKUB, Rabu (4/9). RIKI YUHERMAN

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Sawahlunto, Adi Muaris mengimbau, jajaran FKUB lebih berperan dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat, agar menjaga kerukunan antar umat beragama maupun dengan pemerintah.

"Belajar dari kasus rasisme yang dialami oleh saudara kita dari Papua. Kita yang tergabung dalam FKUB, agar bisa menyampaikan pesan kaiakan kepada umat agama masing masing, untuk senantiasa menjaga ucapan dan tindakan rasisme lainnya," ujarnya saat rapat koordinasi pengurus FKUB Sawahlunto, di Aula Kantor Kementerian Agama setempat, Rabu (4/9).

 

Adi Muaris yang juga Ketua Lembaga Kerapatan Alam Adat Minangkabau (LKAAM) Sawahlunto itu juga berharap, tokoh agama yang tergabung dalam FKUB bisa merespon dengan cepat semua isu apapun yang berkembang ditengah masyarakat dan segera melakukan tindakan pemecahan dan pencegahan, sehingga potensi konflik atau gangguan kamtibmas tidak terjadi.

"Isu sara yang sering terjadi, termasuk yang menimpa, saudara Papua baru baru ini, harus cepat diredam. Yang jadi perhatian bersama adalah, dengan menguatkan rasa persatuan dan kesatuan dengan menjadikan perbedaan agama, suka dan ras sebagai salah satu kekuatan dan jati diri bangsa yang tidak dapat dipisahkan oleh kepentingan apapun," katanya.

 

Untuk Sawahlunto sendiri, toleransi antar umat beragama sangatlah tinggi, dimana warga salah Sawahlunto yang terdiri dari berbagai suku dan agama, sejak dahulunya mampu hidup berdampingan harmonis hingga saat ini. Adapun FKUB Sawahlunto lanjutnya, terus melakukan pemantauan dan koordinasi, dan menggelar pertemuan lintas agama untuk melakukan pencegahan dan meredam isu isu yang berkemungkinan berkembang disini.

"Untuk meningkatkan kerukunan umat beragama, FKUB Sawahlunto terus melakukan sosialisasi tingkat kecamatan dengan menghadirkan tokoh-tokoh masyarakat desa/kelurahan lalu setelah itu dilanjutkan kegiatan serupa untuk tingkat kota," katanya.

 

Sementara itu, salah seorang warga Sawahlunto asal Papua, Yance Dumupa (37) menilai, Sawahlunto sangat menjunjung tinggi nilia nilai kebhinekaan, sehingga masyarakat yang multi etnis bisa hidup berdampingan dan harmonis.

 

Dimata Yance yang telah menetap di Sawahlunto sejak 2007 silam, bagi masyarakat yang ingin belajar apa itu perbedaan, apa itu Bhineka Tunggal Ika datanglah ke Sawahlunto. Sawahlunto yang multi etnis, mampu hidup berdampingan dengan damai, meski berbeda suku, ras dan juga agama.

"Sawahlunto itu hebat, saya diterima dengan sangat baik disini, segala kedamaian saya dapat dikota ini. Hidup saling menghargai akan tercipta kedamaian hakiki," kata Yance.(h/rki)

loading...
Reporter : Riki Yuherman /  Editor : HSP

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]