Kanwil Kemenkumham Sumbar Terus Pacu Budaya Sadar Hukum


Kamis, 05 September 2019 - 22:25:50 WIB
Kanwil Kemenkumham Sumbar Terus Pacu Budaya Sadar Hukum Suharman, Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar

PADANG, HARIANHALUAN.COM — Peresmian sejumlah kelurahan/nagari dan sekolah sadar hukum di Sumbar diharapkan meningkatkan sinergitas antara pemerintah daerah (pemda) di Sumbar dengan Kanwil Kemenkumham Sumbar, dalam peningkatan kesadaran hukum di tengah-tengah masyarakat. Pembinaan budaya sadar hukum menjadi faktor paling penting untuk dilakukan secara terus menerus.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Sumbar, Suharman, saat meresmikan gelar Kelurahan/Nagari Sadar Hukum dan Sekolah Sadar Hukum untuk sejumlah nagari, kelurahan, dan sekolah di Sumbar, di Auditorium Gubernuran Sumbar, Kamis (5/9).

“Kami menyadari betapa pentingnya pembinaan sadar hukum dilakukan secara terus menerus. Oleh karena itu, Kemenkumham terus menyasar upaya pembinaan budaya sadar hukum ini sedini mungkin, bahkan sejak bangku sekolah,” kata Suharman yang baru beberapa hari menjabat Kanwil Kemenkumham Sumbar.

Pada tahun ini, sebut Suharman, penghargaan sadar hukum diberikan kepada 35 kelurahan/nagari di tujuh kabupaten/kota yang ada di Sumbar. Selain itu, pihaknya juga memberikan penghargaan serupa kepada 33 sekolah setingkat menegah pertama dan menengah atas (SMP/SMA).

“Untuk melihat sejauh mana hasil dari pembinaan ini, beberapa waktu lalu kita juga menggelar lomba kesadaran hukum antara kabupaten/kota, di mana Kota Padang tampil sebagai yang terbaik, disusul Kota Sawahlunto dan Kota Padang Panjang di posisi kedua dan ketiga. Kota Padang sendiri akan mewakili Sumbar pada perlombaan serupa di tingkat nasional pada April 2020 mendatang,” sebutnya lagi.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Menteri Hukum dan HAM, diwakili Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kemenkumham, Prof R Benny Riyanto. Dalam sambutannya, Benny menyebutkan bahwa predikat sadar hukum bukan sebuah prestasi yang dapat diraih dengan mudah, sebab terdapat beberapa penilaian dan persyaratan ketat yang dilakukan dalam pemilihannya.

“Tahun ini, indikatornya lebih komprehensif. Kami berharap, desa/nagari/kelurahan yang meraih predikat ini, dapat menjadi contoh bagi nagari laindalam mewujudkan kesadaran hukum di daerah masing masing,” sebut Benny.

Ia juga menyebutkan, peresmian gelar sadar hukum merupakan perwujudan atas sinergitas yang terjalin antara pemerintah daerah di Sumbar dengan Kanwil Kemenkumham setempat, dan meningkatkan semangat dan budaya sadar hukum.

“Ini adalah hasil kerja nyata Pemprov Sumbar atas kinerja membina nagari/kelurahan dan sekolah sadar hukum. Penetapan ini adalah upaya untuk menguatkan keberadaan Indonesia sebagai negara hukum, dan menandakan bahwa negara hadir untuk mencerdaskan pengetahuan hukum bagi warga negara. Sebab, ketertiban, kepatuhan, dan kesadaran hukum itu masih sulit dicapai, yang mudah itu adalah menciptakan ketakutan hukum,” sambungnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu dan memberikan apresiasi atas pemberian predikat tersebut, Gubernur Sumbar diwakili Staf Ahli Bidang Hukum Setdaprov Sumbar, Enfinita Djinis. Serta hadir pula pejabat Kanwil Kemenkumham Sumbar sebelumnya, Ajub Suratman. (h/isq)

loading...
Reporter : Ishaq /  Editor : HSP

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]