Florikultura Berpotensi Besar Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Tapi Belum Termaksimalkan


Jumat, 06 September 2019 - 23:50:42 WIB
Florikultura Berpotensi Besar Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Tapi Belum Termaksimalkan Pembukaan Festival Florikultura Indonesia 2019 oleh Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian, Musdalifah Machmud bersama Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah di Komplek Balai Kota Padang, Jumat (6/9). AKMAL

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Holtikultura dapat menjadi sektor untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang saat ini hanya 5,1 persen. Namun, sektor Holtikultura khususnya florikultura sampai saat ini belum dapat termaksimalkan di Indonesia.

Hal itu disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian, Musdalifah Machmud dalam sambutannya saat Pembukaan Festival Florikultura Indonesia 2019, Jumat (6/9) di Padang.

"Florikultura tidak membutuhkan area yang luas. Hanya dengan 125.000 hektare di seluruh Indonesia, memberikan kontribusi yang cukup besar, yakni sebesar 125 juta dollar," ujarnya.

Ia mengatakan, Indonesia juga memiliki jenis Florikultura Tropis terbanyak di dunia. Untuk dapat mengembangkan florikultura, tidak terlepas dari para peneliti dari perguruan tinggi dan ahli lainnya yang terus melakukan riset-riset dalam pengembangan bibit dan benih florikultura di Indonesia. Oleh sebab itu, para peneliti harus dijadikan orang yang terdepan dalam mengembangkan ini.

"Tanpa ada peneliti ini mustahil bisa membuat bibit dan benih bagus yang siap bersaing dan memasuki pasar global," katanya.

Dengan penyelenggaraan ini, katanya, bukti bahwa Indonesia sudah siap untuk menyediakan bibit dan benih yang bersaing di kancah internasional atau pasar global. Untuk dapat menembus kancah pasar global bukan merupakan hal yang tidak mungkin.

Terima kasih kepada seluruh peneliti yang telah mau untuk bekerja melakukan riset-riset untuk pengembangan florikultura di Indonesia," sebutnya.

Kota Padang, sambungnya, sudah mempunyai modal untuk dapat mengembangkan florikultura untuk sampai dan menembus pasar global. Sebab, Kota Padang bisa dikatakan sudah dikenal oleh dunia.

"Bisa dikatakan Kota Padang ini sudah terkenal, siapa yang tidak tahu Rendang yang menjadi makanan terlezat di dunia. Ini seharusnya dapat dimanfaatkan oleh Kota Padang," katanya.

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, dengan pelaksanaan Festival Florikultura Indonesia ini diharapkan dapat meningkatkan petani-petani tanaman hias di Kota Padang agar mampu bersaing di ajang internasional maupun internasional.

"Sebenarnya kelompok tani Kota Padang sudah dua kali melaksanakan export tanaman Raphis Excelsa ke Belanda. Namun tidak berlanjut sampai sekarang ini karena keterbatasan petani dengan ketatnya aturan export," katanya. (*)


Reporter : Akmal /  Editor : DavidR


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM