Perebutan Kursi Panas Ketua DPD RI, Also: Butuh Wajah Baru yang Menyatukan


Sabtu, 07 September 2019 - 23:15:18 WIB
Perebutan Kursi Panas Ketua DPD RI, Also: Butuh Wajah Baru  yang Menyatukan Alirman Sori (Also), Senator dari Sumbar di DPD RI. IST

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Hawa  panas mulai menyelimuti kawasan senayan Gedung MPR, DPR dan DPD Jl.Jend.Gatot Subrto No.6 Jakarta. Pemilihan Pimpinan MPR, DPR dan DPD akan diawali dengan pengambilan sumpah dan janji sebagai anggota parlemen pada tanggal 1 Oktober 2019 periode 2019-2024.

Berdasarkan ketentuannUndang-Undang Nomor 2 Tahun 2018  tentang MPR, DPR dan DPD yang direncanakan akan dilakukan perubahan, bahwa untuk Ketua DPR secara otomatis diisi oleh Partai Pemenang Pemilu, sedangkan wakil akan diisi oleh partai-partai yang memperoleh setelah pemenang pemilu berikutnya sesuai dengan jumlah pimpinan DPR.

Pertarungan kursi panas adalah untuk memperebutkan kursi pimpinan DPD RI yang terdiri atas  4 orang, satu ketua dan tiga orang wakil ketua. 

Nama yang digadang-gadangkan untuk memimpin DPD RI lima tahun kedepan adalah Sultan Bakhtiar Najamuddin (SBN) senator daerah pemilihan Propinsi Bengkulu, La Nyalla Mattaliti senator Jatim, GKR Hemas senator DIY, Jimmly Assidiqi senator DKI, Mahyuddin senator Kaltim, Fadel Muhammad senator Gorontalo, Nono Sampono dan Hanna Latuconsina, kedua ini berasal dari Marluku.

Meneropong masing-masing figur, Sultan Bakhtiar Najamuddin (SBN) mantan Wakil Gubernur Bengkulu dan pernah menjadi Anggota DPD RI periode 2019-2024 adalah sosok muda milenial dan pengusaha sukses, senator daerah pemilihan Propinsi Bengkulu yang membayangi SBN di Barat 1 adalah Puteh mantan Gubernur  Aceh.

Politisi  muda (milenial) gagah, ramah dan santun ini sudah mapan secara ekonomi, dan memiliki pengalaman diberbagai organisasi sosial kemasyaratan, organisasi profesi dan politik.

Kekuatan besar dukungannya untuk bisa terpilih sebagai pimpinan DPD RI periode 2019-2024 sangat beralasan, karena keanggotaan DPD periode 2019-2024 tujuh parsen diisi oleh new comer dan sebagian besar adalah kaum minelial, yang menginginkan tampilnya figur muda memimpin DPD kedepan.

Sosok fenomenal yang sangat takuti adalah senator asal Jawa Timur, La Nyalla Mattaliti (LNM). Sebagai pendatang baru (new comer) LNM sangat diperhitungkan menjadi Ketua DPD RI lima tahun kedepan.

Tifikal fenomenal LNM adalah sedikit bicara,  lincah dalam melakukan gerakan politik dan piawai bermanuver dan terkenal cepat dalam bertindak.

Nama besar LNM  sangat dikenal republik ini, pengalamannya didunia politik bukanlah pendatang baru, LNM juga ada pengusaha sukses dan memiliki jiwa sosial tinggi dan peduli terhadap semua orang.

Sisi menarik dari LNM adalah kerendahan hatinya berkunjung melakukan safari politik bertemu dengan sahabat senator Indonesia berkunjung ke daerah untuk bersilaturahmi.

Melihat kondisi lapangan politik terkini peluang LNM menjadi Ketua DPD RI sangat besar dibandingkan calon yang lainnya. 

Yang membayangi LNM adalah GKR Hemas dan Jimly Assidiqi yang sama-sama berada di Barat 2, tetapi semua ini akan berjalan dinamis sesuai perubahan dinamika politik menjelang pemilihan 1 Oktober 2019. 

Sementara Timur 1, Nono Sampono akan bersaing ketat Hana Latuconsina yang sama-sama satu dapil Maluku. 

Timur 2 yang akan bersaing ketat adalah Fadel Muhammad, Mahyuddin dan Awang Ferdyan.

Butuh Wajah Baru
Senator asal Sumatera Barat Alirman Sori, ketika diminta tanggapannya seputaran dinamika politik menjelang pemilihan pimpinan DPD RI diakuinya mulai menghangat.

Selain nama-nama yang disebut diatas akan muncul kuda hitam  di hari H pemilihan nantinya. Baik yang berada di wilayah barat maupun wilayah timur.

Menurut Also panggilan akrabnya, bakal muncul kandidat baru yang mampuni yang bisa menyalib, ungkap Also yang enggan menyebut nama-nama dimaksud. "Ya,  lihat aja nanti di hari H," ujarnya.

Aspirasi yang bergulir menginginkan pimpinan DPD RI lima tahun mendatang adalah wajah baru yang tidak mempunyai masa lalu yang kurang baik. Apalagi orang-orang yang mempunyai masalah membuat DPD terbelah selama lima tahun terakhir ini.

"Kita butuh pemimpin yang bisa menjadikan DPD kedapan kuat dan bermartabat dan pimpinan bisa mengayomi anggota secara kelembagaan, masa lima tahun ini menjadi evaluasi secara totalitas," ujarnya.

Also  menyatakan, akan berperan menyakinkan  sahabat senator lain untuk  memilih pimpinan DPD yang punya visi dan misi yang bisa menjadikan DPD jembatan pusat- daerah demi membangun daerah. (dn)


 Editor : DNJ


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM