Jawab Kritik, Ali Ngabalin: Kehadiran Presiden Pertanda Mobil Esemka Penting


Senin, 09 September 2019 - 10:55:47 WIB
Jawab Kritik, Ali Ngabalin: Kehadiran Presiden Pertanda Mobil Esemka Penting Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin. (net)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Pengamat otomotif internasional dan medsos, Ridwan Hanif mengkritik pabrik mobil Esemka selama ini selalu tertutup. Padahal  industri otomotif butuh kepercayaan publik dan transparansi. Kritik ini dijawab dengan nada tinggi oleh  Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin.

Dia mengingatkan Ridwan Hanif terkait proses mobil Esemka. "Heh jangan lupa Rif. Ingat baik-baik, saya kan dampingi bapak presiden. Jangan lupa tanggal 16 Agustus 2018, itu pertama kali tonggak sejarah keberhasilan Esemka. Pada 27 Februari 2017, sudah terpublikasi," ujarnya seperti dilansir suara.com Senin (9/9) mengutip dialog di kompasTv.

Pun Ali Ngabalin menjawab pertanyaan terkait banyaknya jurnalis yang tidak diundang dalam peluncuran mobil Esemka. Dia mengklaim itu merupakan keputusan dari pemilik perusahaan.

Ali Ngabalin menegaskan kehadiran Presiden Joko Widodo alias Jokowi di peluncuran mobil Esemka menandakan mobil itu begitu penting.

"Kalau itu (undangan jurnalis--red) keputusan pemilik perusahaan. Tapi yang jelas, tidak mungkin presiden bisa datang dalam peluncuran kalau produk dalam negeri ini tidak menjadi prioritas tenaga kerja anak bangsa," ujar tegas  Ngabalin.

Transparansi Publik

Sebelumnya,  Ridwan Hanif berpendapat, biasanya sebelum produksi, pabrik mobil bakal gencar melakukan publikasi. Tapi, kata Ridwan Hanif, tidak dengan Esemka.

"Biasanya, kalau pabrik mobil, saat peletakan batu pertama sudah ditunjukkan ke masyarakat. Terus bikin show mobil-mobil yang bakal diproduksi," ujar Ridwan Hanif.

Untuk Esemka, Ridwan Hanif mengaku belum melihat spesifikasi mobilnya. Dia mengklaim baru melihat dari televisi dari orang-orang yang diundang.

"Spesifikasi mobilnya kita belum lihat, baru lihat di televisi dari hanya orang yang diundang yang tahu, dan nggak semua jurnalis otomotif yang diundang," kata dia.

Pun Ridwan Hanif mengatakan  seperti  keterbukaan pabrik  Vinfast produksi Vietnam. Vinfast sangat terbuka dan niat memproduksi mobil, salah satunya dari segi bisnis.

"Vinfast itu pertama berpartner dengan general motor (GM), kemudian dia menggandeng beberapa pihak dalam onderdil dan desainnya. Lalu mereka open order sejak 2008, bahkan brand ambbasador-nya David Beckham. Mereka benar-benar niatnya jualan dan ingin untung," ujarnya.

Ridwan Hanif menyoroti pentingnya keyakinan masyarakat untuk membeli mobil. Terlebih,  mobil bukan barang murah.

"Mobil itu kan sesuatu yang mahal, banyak mempertimbangan untuk membelinya, seharusnya yakinkan masyarakat bahwa produk ini mobil yang layak anda beli," ujarnya. (swc)

loading...
 Sumber : SWC /  Editor : DNJ

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]