Jamban Kebutuhan Mendesak, Bupati Hendrajoni Minta Wali Nagari Alokasikan Dana Desa


Selasa, 10 September 2019 - 23:48:45 WIB
Jamban Kebutuhan Mendesak, Bupati Hendrajoni Minta Wali Nagari Alokasikan Dana Desa Bupati Hendrajoni didampingi Kadis Kesehatan Satria Wibawa foto bersama wali nagari dan staf Puskesmas pada kegiatan pelatihan kewirausahaan sanitasi di Painan, Selasa (10/9). OKIS MARDIANSYAH

PAINAN,HARIANHALUAN.COM - Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, menginstruksikan seluruh Wali Nagari di daerah itu agar mengalokasikan dana desa untuk membangun jamban (WC), bagi rumah tangga yang belum memilikinya. Karena jamban adalah kebutuhan mendesak  bagi yang tasasak.

"Ya, seluruh wali nagari segera lakukan pendataan rumah tangga yang belum memiliki jamban. Kemudian alokasikan anggarannya untuk membangun jamban tersebut," katanya saat memberikan sambutan pada pelatihan kewirausahaan sanitasi bagi wali nagari dan staf puskesmas di Painan, Selasa (10/9).

Bupati menyebutkan, pihaknya bertekad menjadikan Kabupaten Pesisir Selatan bebas dari buang air besar sembarangan (Stop BABS) pada 2020 mendatang.

"Kami bertekad seluruh rumah tangga di Pessel pada 2020 mendatang sudah memiliki akses jamban yang layak," ujarnya. 

Untuk itu, lanjut dia, sangat perlu dukungan untuk membangun jamban keluarga secara masif pada 182 nagari yang ada di Pesisir Selatan.

"Sekali lagi saya ingatkan wali nagari tolong segera di data masyarakatnya," tuturnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pessel Satria Wibawa mengatakan, peserta pelatihan berjumlah sebanyak 60 orang, terdiri dari 40 wali nagari dan 20 pemegang program kesehatan di lingkungan Puskesmas.

Berdasarkan data aplikasi online Smart STBM yang dilaporkan oleh Sanitarian Puskesmas pada Kementerian Kesehatan RI, capaian Kabupaten Pesisir Selatan, 85,50 % dengan rincian 49 nagari sudah 100%  Stop Buang Air Besar Sembarangan, 88 nagari sudah mempunyai akses jamban, 75-99 %, 39 nagari sudah mempunyai akses jamban 50-74 % dan 6 nagari akses jamban di bawah 50 %.

"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menciptakan seluruh nagari bisa stop buang air besar sembarangan, dengan cara membuat jamban murah dan memenuhi standar kesehatan serta terjangkau masyarakat. Padahal, hanya dengan uang Rp600 ribu jamban keluarga bisa dibangun," ucapnya. (h/kis)


Reporter : OKIS /  Editor : DNJ


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 25 Januari 2017 - 10:36:41 WIB

    Baznas Realisasikan Rp250 Juta untuk 1.000 Jamban

    PADANG, HALUAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatra Barat, merealisasikan dana Rp250 juta untuk pelaksanaan program pengadaan 'jamban dhuafa' yang direncanakan sebanyak 1.000 buah..
  • Jumat, 05 Agustus 2016 - 13:41:56 WIB

    Mahasiswa KKN-PPM UNES Bangun Jamban

    AGAM, HALUAN — Mahasiswa Universitas Ekasakti (UNES) Padang yang melakukan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Ma­sya­rakat (KKN-PPM) di Lubuk Basung bakal membangun jamban atau WC pada ruma penduduk kurang mampu.
  • Selasa, 28 Juli 2015 - 19:37:57 WIB

    Warga Miskin di Tanah Datar Diberi Bantuan Jamban

    TANAH DATAR, HALUAN — Masyarakat miskin Jorong Koto, Nagari Labuah Ke­camatan Lima Kaum, menerima bantuan jamban dari Kodim 0307 Tanah Datar, Se­lasa (28/7).

    Bantuan jamban pada ma­syarakat kurang mampu terse.

  • Kamis, 08 Januari 2015 - 19:23:50 WIB

    Bukittinggi Bangun 5 Unit Jamban Sehat

    BUKITTINGGI, HALUAN—Pemerintah Kota Bukittinggi tahun ini akan membangun lima unit fasilitas mandi cuci dan kakus (MCK) plus pada lima lokasi di Bukittinggi. Dana pembangunan MCK tersebut  bersumber dari Dana Alokasi Kh.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM