Polres Sawahlunto Ungkap Peredaran Uang Palsu


Kamis, 12 September 2019 - 16:56:39 WIB
Polres Sawahlunto Ungkap Peredaran Uang Palsu WAKA Polres Sawahlunto, Kompol Jerry Syahrim bersama Kasat Reskrim, AKP Julkipli Ritonga saat memperlihatkan barang bukti upal sebanyak Rp3,1 juta, Kamis (12/9). RIKI YUHERMAN

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Dua pelaku kasus peredaran uang palsu, berhasil diamankan oleh jajaran Sat Reskrim Polres Sawahlunto. Satu pelaku merupakan anak dibawah umur berinisial DV. Pelaku DV berhasil ditangkap bersama rekannya berinisial SAH (18) di sekitaran Lapseg Ombilin, pada 5 September 2019.

Waka Polres Sawahlunto, Kompol Jerry Syahrim menyebutkan, pelaku pelaku upal itu melibatkan 5 orang, 2 sudah berhasil ditangkap, sedangkan 3 orang lainnya masuk dalam daftar pncarian orang (DPO).

"Uang palsu dicetak dengan mesin printer merk Canon PIXMA MP287. Barang bukti mesin printer sudah kita amankan beserta uang palsu dari kedua tersangka sebesar Rp3,2 juta dengan pecahan, Rp100 ribu sebanyak 28 lembar dan pecahan Rp50 ribu sebanyak 8 lembar," ujarnya di Mapolres setempat, Kamis (12/9).

Pelaku sebutnya, dijerat dengan pasal 36 ayat 1, 2 dan 3 Undang-undang Republik Indonesia nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang. Adapun ancamannya lanjut Jerry, memalsukan dan menyimpan 10 tahun penjara dengan denda Rp10 milyar, dan untuk mengedarkan, ancamannya 15 tahun penjara dan denda Rp50 milyar.

Sementara Kasatreskrim Polres Sawahlunto AKP Julkipli Ritonga menambahkan, aksi mereka terungkap setelah mereka melakukan aksi membelanjakan uang palsu tersebut untuk ketiga kalinya ke korban Safrida pemilik warung di Lubang Tembok Kelurahan Saringan Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto

"Aksi pertama, pelaku SAH belanja minuman kemasan seharga Rp6 ribu menggunakan uang palsu pecahan Rp100 ribu, kemudian korban mengembalikan Rp94 ribu uang asli. Aksi kedua pelaku belanja lagi dengan menggunakan uang palsu pecahan Rp100 ribu dengan belanja minuman seharga Rp10 ribu, dan korban mengembalikan uang kembaliannya sebesar Rp90 ribu uang asli. Kemudian untuk yang ketiga kalinya, pelaku kembali berbelanja ke tempat korban dengan menggunakan uang palsu Rp100 ribu, karena tidak ada uang kembalian, korban menyuruh anaknya untuk menukarkan uang tersebut ke warung sebelah, saat diteliti barulah diketahui uang tersebut berbeda dengan uang asli," tuturnya.

Julkipli melanjutkan, karena merasa dirugikan korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi, dengan mengungkapkan ciri-ciri pelaku, atas dasar itu petugas dapat melacak pelaku sehari sesudah melaporkan.

"Petugas berhasil mengamankan yang diduga sebagai pelaku, lalu memeriksa jok motornya dan menemukan dompet yang berisi uang palsu sebesar Rp2,1 juta. Selanjutnya dari pengembangan SHA petugas berhasil mengamankan DV, saat ditanya tentang uang palsu, DV mengakui dan petugas menyita uang palsu yang disimpan didalam dompet dibawah tempat tidur kamarnya sebanyak Rp1,1 juta," ujarnya.

Sedangkan untuk 3 pelaku lainnya terang Julkipli, pihaknya tengah mengantongi identitas pelaku dan tengah melakukan pemburuan. (h/rki)

loading...
Reporter : Riki Yuherman /  Editor : HSP

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]