Kabut Asap Menjalar ke Kota Solok


Kamis, 12 September 2019 - 17:01:53 WIB
Kabut Asap Menjalar ke Kota Solok ilustrasi

SOLOK, HARIANHALUAN.COM – Kabut asap mulai menjalar pula ke Kota Solok dan sekitarny. Sejak beberapa hari terakhir ini aktifitas masyarakat terutama pengendara mulai terganggu akibat bencana alam yang ditularkan dari provinsi tetatangga itu.

Dari pantauan Haluan di lapangan terlihat kabut asap sudah terlihat sejak bulan Agustus lalu, kendati beberapa hari lalu turun hujan, cuaca sedikit cerah. Namun hanya berselang beberapa hari, kabut asap kembali menyelimuti bumi persada Solok dan sekitarnya. Kendati belum mengganggu jarak pandang namun setidaknya rasa perih dimata dirasakan masyarakat.

Para pengendara lebih banyak menggunakan masker bahkan juga kacamata agar terhindar dari gangguan kesehatan yang disebabkan kabut asap. Di jalan-jalan utama sejak pagi terlihat pengendara memakai masker.

“Ya benar. Saya terpaksa menggunakan masker karena kabut asap mulai menjalar ke Solok dan sekitarnya, dengan menggunakan masker bisa terhindar dari penyakit Inpeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),” ujar Negsih karyawan perusahan milik negara di Kota Solok pada Haluan.

Tidak hanya Negsih malahan beberapa rekannya juga menggunakan masker. Bahkan agar lebih aman juga memakai helm yang bisa menutup seluruh wajah. Penggunaan helm standar yang dilengkapi kaca bening itu terpaksa digunakan supaya lebih aman dari kabut asap, paparnya.

Sementara dibeberapa kawasan, juga banyak masyarakat yang melakukan aktifitas di luar rumah menggunakan masker terutama dikalangan perempuan. Masker itu dipakai juga untuk menghindari diri dari bahaya pencemaran udara yang terjadi saat ini. Belum terlihat tanda-tanda menghilangnya kabut asap apalagi pagi hari saat angin tidak ada sangat kentara sekali.

Sementara itu dibeberapa hamparan sawah tadah hujan di Kota Solok, juga tertunda pelaksanaan tanam lantaran musim kemarau yang berlangsung sejak Juli lalu. Para petani masih dirundung kecemasan karena tidak bisa mengolah sawah akibat tidak turunnya hujan. Tercatat sejak bulan Juli hingga September baru 2 kali turun hujan.

“Memang baru dua kali turun hujan yang cukup lebat, namun kemudian absen lagi sehingga kesulitan untuk melakukan pegolahan sawah pada hal benih sudah disemai dan siap dipindahkan ke lapangan,terang Muzakir, seorang petani di Kelurahan kampung Jawa pada Haluan.

Jika hujan turun berturut-turut sawah bisa diolah. Tapi yang namanya sawah tadah hujan memang demikian, hanya bisa diolah saat curah hujan banyak. (h/alf)

loading...
Reporter : Alfian /  Editor : HSP
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 22 Oktober 2019 - 10:19:53 WIB

    Akibat Kabut Asap, 0,4 Ha Terumbu Karang Alami Pemutihan

    Akibat Kabut Asap, 0,4 Ha Terumbu Karang Alami Pemutihan PADANG, HARIANHALUAN.COM — Terumbu karang seluas 0,4 hektare di kawasan Pantai Manjuto, Nagari Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, tengah mengalami proses pemutihan (bleaching). Kerusakan te.
  • Rabu, 16 Oktober 2019 - 22:11:31 WIB

    Siswa di Sijunjung Diliburkan, Kabut Asap Kian Parah

    Siswa di Sijunjung Diliburkan, Kabut Asap Kian Parah SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM - Setelah sebelumnya cuaca sempat sejuk lantaran hujan turun, kini sejumlah daerah kembali dilanda bencana kabut asap. Tak terkecuali Kabupaten Sijunjung. Kondisi kabut asap yang terjadi sudah san.
  • Rabu, 16 Oktober 2019 - 14:06:40 WIB

    Buat Mata Perih, Kabut Asap di Kabupaten Solok Mengkhawatirkan

    Buat Mata Perih, Kabut Asap di Kabupaten Solok Mengkhawatirkan AROSUKA, HARIANHALUAN.COM - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di negeri tetangga, kembali menyelimuti kawasan Kabupaten Solok dan sekitarnya. Bahkan kondisinya kian pekat dan masuk kepada level tidak sehat. .
  • Rabu, 16 Oktober 2019 - 13:53:43 WIB

    Kabut Asap Menutupi Bumi Markisa, Jarak Pandang 200 Meter

    Kabut Asap Menutupi Bumi Markisa, Jarak Pandang 200 Meter SOLOK, HARIANHALUAN.COM - Kabut asap kembali menutupi udara Kota Solok dan sekitarnya. Kendati beberapa hari lalu menghilang karena turunnya hujan, sekarang kabut asap kembali muncul sehingga mengganggu aktifitas masyarakat..
  • Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:06:12 WIB

    Kabut Asap Mengkhawatirkan, Sekolah di Solsel Bakal Diliburkan 

    Kabut Asap Mengkhawatirkan, Sekolah di Solsel Bakal Diliburkan  SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Kabut asap di Solok Selatan (Solsel) pada Rabu (16/10) kian pekat dan mengkhawatiran dibandingkan kemarin, (15/10). Pelajar bakal diliburkan. Sementara itu, dilakukan pengujian kualitas udara.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]