Kabut Asap Sudah Berbahaya, Pemprov Diminta Liburkan ASN Lansia dan Ibu Hamil


Jumat, 13 September 2019 - 17:03:38 WIB
Kabut Asap Sudah Berbahaya, Pemprov Diminta Liburkan ASN Lansia dan Ibu Hamil Ilustrasi. Kondisi Kota Pekanbaru yang diselimuti kabut asap,Jumat (13/9). Dok/RMC

PEKANBARU, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Provinsi Riau diminta mengambil langkah cepat dan strategis mengatasi Karhutla dan kabut asap yang makin parah terjadi. Hal itu disampaikan Ketua Fraksi PKB DPRD Riau, Ade Agus Hartanto

Dalam rapat paripurna DPRD Riau agenda pembentukan Tim Kerja Tatib DPRD Riau, Jumat (13/9), Ade Agus meminta Pemprov tingkatkan perhatian terhadapkabut asap tersebut.

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua Sementara Haji Zukri Misran tersebut dihadiri Wakil Gubernur. Pada kesempatan itu Ade Agus Hartanto meminta agar kebijakan libur harus diambil.

"Langkah meliburkan SMA sudah tepat. Saya juga meminta agar diambil langkah agar Pemprov meliburkan juga pegawai pemerintahan yang berusia lanjut dan ibu hamil," kata Ade.

Menurutnya langkah ini perlu diambi karena Lansia dan Ibu hamil sangat rentan terhadap asap. "Kabut asap semakin parah ini, Lansia dan Ibu Hamil harus segera diliburkan," ujar dia.

Diketahui, udara di sebagian daerah Provinsi Riau memasuki level berbahaya akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan. Sementara daerah lainnya kategori sedang. Itu berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang tercatat Kamis (12/9) pukul 15.00 WIB.

"Alat pengukur kualitas udara menunjukkan enam daerah memasuki level berbahaya dan tidak sehat," ujar Kepala LP3E Wilayah Sumatera Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Amral Fery.

Amral menjelaskan, keenam daerah dengan udara berbahaya untuk dihirup itu adalah Kabupaten Siak, Kampar, Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis dan Pekanbaru. (*)

loading...
 Sumber : riaumandiri.co /  Editor : DavidR

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 22 Oktober 2019 - 10:19:53 WIB

    Akibat Kabut Asap, 0,4 Ha Terumbu Karang Alami Pemutihan

    Akibat Kabut Asap, 0,4 Ha Terumbu Karang Alami Pemutihan PADANG, HARIANHALUAN.COM — Terumbu karang seluas 0,4 hektare di kawasan Pantai Manjuto, Nagari Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, tengah mengalami proses pemutihan (bleaching). Kerusakan te.
  • Rabu, 16 Oktober 2019 - 22:11:31 WIB

    Siswa di Sijunjung Diliburkan, Kabut Asap Kian Parah

    Siswa di Sijunjung Diliburkan, Kabut Asap Kian Parah SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM - Setelah sebelumnya cuaca sempat sejuk lantaran hujan turun, kini sejumlah daerah kembali dilanda bencana kabut asap. Tak terkecuali Kabupaten Sijunjung. Kondisi kabut asap yang terjadi sudah san.
  • Rabu, 16 Oktober 2019 - 14:06:40 WIB

    Buat Mata Perih, Kabut Asap di Kabupaten Solok Mengkhawatirkan

    Buat Mata Perih, Kabut Asap di Kabupaten Solok Mengkhawatirkan AROSUKA, HARIANHALUAN.COM - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di negeri tetangga, kembali menyelimuti kawasan Kabupaten Solok dan sekitarnya. Bahkan kondisinya kian pekat dan masuk kepada level tidak sehat. .
  • Rabu, 16 Oktober 2019 - 13:53:43 WIB

    Kabut Asap Menutupi Bumi Markisa, Jarak Pandang 200 Meter

    Kabut Asap Menutupi Bumi Markisa, Jarak Pandang 200 Meter SOLOK, HARIANHALUAN.COM - Kabut asap kembali menutupi udara Kota Solok dan sekitarnya. Kendati beberapa hari lalu menghilang karena turunnya hujan, sekarang kabut asap kembali muncul sehingga mengganggu aktifitas masyarakat..
  • Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:06:12 WIB

    Kabut Asap Mengkhawatirkan, Sekolah di Solsel Bakal Diliburkan 

    Kabut Asap Mengkhawatirkan, Sekolah di Solsel Bakal Diliburkan  SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Kabut asap di Solok Selatan (Solsel) pada Rabu (16/10) kian pekat dan mengkhawatiran dibandingkan kemarin, (15/10). Pelajar bakal diliburkan. Sementara itu, dilakukan pengujian kualitas udara.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]