Asap Mulai Ganggu Aktivitas Warga Pasbar


Jumat, 13 September 2019 - 20:37:16 WIB
Asap Mulai Ganggu Aktivitas Warga Pasbar Kepala BPBD Pasbar Try Wahluyo ketika berbincang tentang efek kabut asap dengan salah seorang awak media. Osniwati

PASBAR, HARIANHALUAN.COM - Kualitas udara di Kabupaten Pasaman Barat sudah tidak sehat lagi. Asap kiriman dari daerah tetangga sudah dua hari terakhir terlihat di Pasbar.

Kepala BPBD Pasbar Try Wahluyo menyampaikan bahwa bencana asap kiriman dari daerah tetangga seperti Pekanbaru dan Jambi sudah terlihat di Pasbar, titik api juga terlihat di Pasaman yakni di Rao serta di Dharmasraya.

"Memang bencana ini terjadi lagi setelah 4 tahun yang lalu pernah terjadi. Kita mendapatkan kiriman ini dari daerah tetangga,"papar Try Wahluyo.

Akibat kondisi udara menjadi tidak sehat dan ini hampir terjadi di seluruh kabupaten kota di Sumbar. Kondisi kabut asap diperkirakan akan berlangsung tiga hari kedepan di Pasbar. Untuk itu dia mengimbau, agar warga yang melakukan aktivitas diluar rumah, hendaknya memakai masker ketika bepergian.

Sedangkan berdasarkan pantau BMKG kata dia, di Sumbar tidak ada lagi titik Hotspot (titik api) untuk hari ini. Kabarnya ada terjadi di beberapa kabupaten kota yang ada di Sumbar, salah satunya di Rao Kabupaten Pasaman titik hotspot sempat terdeteksi, namun titik api itu sudah padam.

"Untuk di kawasan hutan Pasaman Barat dia menegaskan, hingga saat ini tidak ada terdeteksi Hotspot, kabut asap ini murni kiriman dari daerah tetangga," tegasnya.

Sementara menurut Kepala Dinas Kesehatan Pasbar Haryunindra menjelaskan, akibat kabut asap kiriman ini, kondisi udara di Pasbar sudah tidak sehat lagi. Warga sebaik menggunakan masker, sebab kabut asap ini tidak sehat untuk tubuh, semoga kabut asap ini cepat berlalu.

Jika dilihat melalui aplikasi air visual, kondisi udara Pasaman Barat menunjukkan diangka 151 AQI US, dengan keterangan tidak sehat. Sehingga jarak pandang sudah mulai berkurang dari hari sebelumnya.

"Saya sudah menduga kabut asap ini akan sampai ke Pasbar, mata pun mulai terasa perih dan jarak pandang sudah mulai berkurang," sebut Oyong salah seorang warga Kecamatan.(h/ows)

 


Reporter : osniwati /  Editor : HSP


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 22 Oktober 2019 - 10:19:53 WIB

    Akibat Kabut Asap, 0,4 Ha Terumbu Karang Alami Pemutihan

    Akibat Kabut Asap, 0,4 Ha Terumbu Karang Alami Pemutihan PADANG, HARIANHALUAN.COM — Terumbu karang seluas 0,4 hektare di kawasan Pantai Manjuto, Nagari Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, tengah mengalami proses pemutihan (bleaching). Kerusakan te.
  • Rabu, 16 Oktober 2019 - 22:11:31 WIB

    Siswa di Sijunjung Diliburkan, Kabut Asap Kian Parah

    Siswa di Sijunjung Diliburkan, Kabut Asap Kian Parah SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM - Setelah sebelumnya cuaca sempat sejuk lantaran hujan turun, kini sejumlah daerah kembali dilanda bencana kabut asap. Tak terkecuali Kabupaten Sijunjung. Kondisi kabut asap yang terjadi sudah san.
  • Rabu, 16 Oktober 2019 - 14:06:40 WIB

    Buat Mata Perih, Kabut Asap di Kabupaten Solok Mengkhawatirkan

    Buat Mata Perih, Kabut Asap di Kabupaten Solok Mengkhawatirkan AROSUKA, HARIANHALUAN.COM - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di negeri tetangga, kembali menyelimuti kawasan Kabupaten Solok dan sekitarnya. Bahkan kondisinya kian pekat dan masuk kepada level tidak sehat. .
  • Rabu, 16 Oktober 2019 - 13:53:43 WIB

    Kabut Asap Menutupi Bumi Markisa, Jarak Pandang 200 Meter

    Kabut Asap Menutupi Bumi Markisa, Jarak Pandang 200 Meter SOLOK, HARIANHALUAN.COM - Kabut asap kembali menutupi udara Kota Solok dan sekitarnya. Kendati beberapa hari lalu menghilang karena turunnya hujan, sekarang kabut asap kembali muncul sehingga mengganggu aktifitas masyarakat..
  • Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:06:12 WIB

    Kabut Asap Mengkhawatirkan, Sekolah di Solsel Bakal Diliburkan 

    Kabut Asap Mengkhawatirkan, Sekolah di Solsel Bakal Diliburkan  SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Kabut asap di Solok Selatan (Solsel) pada Rabu (16/10) kian pekat dan mengkhawatiran dibandingkan kemarin, (15/10). Pelajar bakal diliburkan. Sementara itu, dilakukan pengujian kualitas udara.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM