Ngeri!, China Culik dan Segera Eksekusi Mati Aktivis Intelektual Uighur


Jumat, 13 September 2019 - 21:42:01 WIB
Ngeri!, China Culik dan Segera Eksekusi Mati Aktivis Intelektual Uighur Muslim Uighur dalam kamp-kamp konsentrasi di Xinjiang. (Alja Zeera )

BEIJING,HARIANHALUAN.COM-Amnesty International melaporkan, aktivis dan intelektual Uighur yakni Tashpolat Tiyip sedang  terancam menghadapi eksekusi oleh pihak berwenang China.

 

Amnesty International melaporkan, Jumat, Tashpolat Tiyip adalah presiden Universitas Xinjiang. Pada 2017, dia mengunjungi Jerman bersama para mahasiswa untuk sebuah konferensi. Intelektual tersebut diculik diam-diam saat berkunjung ke Jerman,  dan kini  telah  dua tahun mendekam dalam penahanan rahasia.

Tashpolat Tiyip merupakan salah satu dari ratusan muslimg Uighur terkemuka yang telah menghilang ketika otoritas China telah memindahkan jutaan warga Muslim Uighur ke kamp-kamp konsentrasi di Xinjiang. 

Menurut Amnesty, Tiyip menjalani persidangan rahasia dan dihukum atas tuduhan separatisme. Laporan Amnesty mengatakan, dia dijatuhi hukuman mati, namun pelaksanaan eksekusi ditangguhkan.

Kelompok hak asasi manusia (HAM) itu melaporkan bahwa ia ditahan dalam kondisi yang tidak diketahui, dan eksekusinya dapat segera terjadi, karena periode penangguhan hukuman selama dua tahun akan berakhir bulan ini.

Patrick Poon, seorang peneliti di Kantor Regional Asia Timur Amnesty International, mengatakan kepada Business Insider bahwa tidak jarang para intelektual Uighur menjadi sasaran pemerintah China.

"Dari penelitian dan wawancara saya dengan orang Uighur lainnya, beberapa intelektual Uighur lainnya juga dituduh melakukan (separatisme) ini, tidak menyebutkan kasus Ilham Tohti yang terkenal," katanya kepada Business Insider melalui email, Jumat (13/9/2019),  seperti dikutip dari  sindonews.

Tohti seorang sarjana terkenal yang fokus pada isu-isu Uighur dan seorang advokat pembela hak-hak warga Uighur.

The Uyghur Human Rights Project mencatat ada 386 kasus intelektual Uighur yang ditahan, dihilangkan, atau dipenjara hingga Maret tahun ini, termasuk para intelektual, mahasiswa, jurnalis, dan seniman. (snd)

loading...
 Sumber : SND /  Editor : DNJ

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]