Pembaca Beralih ke Media Online, Koran Milik Orang Terkaya di Dunia Tutup


Ahad, 15 September 2019 - 20:16:57 WIB
Pembaca Beralih ke Media Online, Koran Milik Orang Terkaya di Dunia Tutup 'Ponsel membunuh media cetak' tulis pernyataan pihak Express pada cover di koran terakhir yang diterbitkannya, Minggu (15/9). dok/dtk

HARIANHALUAN.COM – Kemajuan teknologi informasi yang begitu cepat membuat peralihan pembaca berita dari media cetak (surat kabar) ke media online (portal berita) juga berlangsung cepat. Dampak ini juga dirasakan surat kabar Express yang diterbitkan Washington Post di Washington Amerika Serikat.

Media kepunyaan Jeff Bezos, orang terkaya dunia itu bangkrut. Semua karyawannya pun terkena PHK.

Jeff Bezos. Foto: Reuters

Media cetak itu telah beredar selama 16 tahun dan tersedia gratis, biasanya dibaca oleh para pengguna sarana transportasi umum di kota Washington. Alasan penutupan adalah tren baca berita sudah pindah ke internet serta seretnya iklan.

Sirkulasinya telah anjlok menjadi 130 ribu eksemplar, dari angka 190 ribu eksemplar tahun 2007. Washington Post menyatakan makin banyaknya akses WiFi membuat Express tak dapat bertahan, karena masyarakat pembaca sudah semakin beralih ke media digital.

"Semakin banyak pembaca mengkonsumsi konten The Post secara digital dan kami akan terus melayani para komuter dengan produk digital," cetus Washington Post.

Dilansir dari detikINET dari sumber Washington Examiner, seluruh jurnalis Express yang berjumlah 20 orang terdampak PHK akibat tutupnya koran mereka. Express juga mempekerjakan 75 orang sebagai pengantar koran itu ke berbagai sudut kota Washington. Nasib mereka dikabarkan belum jelas.

Washington Post dibeli oleh Bezos pada tahun 2013 dengan harga USD 250 juta. Mereka masih menjadi media berpengaruh dan terus bertransisi ke jagat digital.

'Ponsel membunuh media cetak', setidaknya demikian pernyataan pihak Express pada cover di koran terakhir yang diterbitkannya, Minggu (15/9). Cover tersebut bergambar kotak surat kabar berwarna kuning yang tampak tergeletak begitu saja.

Tulisan besar 'Hope you enjoy your stickin' phones.' menegaskan pernyataan bahwa surat kabar mereka kalah dalam persaingan dengan media digital yang bisa dikonsumsi orang lewat smartphone, tablet atau gadget lainnya.

Express menggunakan cover di koran terakhirnya untuk menjelaskan bahwa mereka dibunuh oleh keoutusan sistem metro di Washington D.C untuk menginstall WiFi. Meski surat kabar tersebut diberikan secara gratis untuk para penumpang metro, nyatanya tetap kalah pamor dengan konten digital di ponsel.

Sebelumnya memang telah diberitakan bahwa alasan penutupan adalah karena tren membaca berita sudah berpindah ke internet serta seretnya iklan. (*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : DavidR

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]