Songket Silungkang Berpeluang Diakui UNESCO


Selasa, 17 September 2019 - 16:28:15 WIB
Songket Silungkang Berpeluang Diakui UNESCO SONGKET SILUNGKANG - Salah satu peserta carnaval menggunakan Songket Silungkang. IST

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Memiliki label Warisan Budaya Takbenda (WBTb) nasional dan sertifikat Indikasi Geografis (IG), songket Silungkang Sawahlunto diyakini berpeluang besar menjadi nominator WBTb yang diakui UNESCO.

“Peluang songket Silungkang menjadi WBTb yang diakui UNESCO ada, kita sedang mempelajarinya dengan tim yang ada,” ungkap Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta kepada Haluan, Selasa (17/9).

Peluang itu, menurut Deri Asta tidak terlepas dari dua label yang kini disematkan terhadap kerajinan masyarakat Silungkang yang telah ada sejak tahun 1430 silam itu, yakni WBTb nasional dan sertifikat Indikasi Geografis dari Kementrian Hukum dan HAM.

Sebelumnya, penetapan songket Silungkang menjadi WBTb nasional itu menyebutkan, songket Silungkang menjadi satu dari 267 karya budaya sebagai WBTb nasional.

Sebelumnya melalui sidang penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia, Direktorat

 

Warisan dan Diplomasi Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menetapkan songket Silungkang, satu dari 267 karya budaya dari seluruh Indonesia menjadi WBTb nasional, pertengahan Agustus lalu.

Tidak berselang lama, pekan pertama September 2019, Kementrian Hukum dan HAM menambah label yang kini disandang songket Silungkang, dengan sertifikat Indikasi Geografis (IG).

Tokoh masyarakat Silungkang, Irzal Mudasir mengungkapkan rasa syukur atas dua label yang kini melekat pada songket Silungkang. Bagi Irzal Mudasir, label itu sangat pantas disandang hasil kerajinan masyarakat Silungkang tersebut.

“Diakui atau tidak songket Silungkang itu merupakan induk dari semua songket yang ada di Sumatra Barat. Sebab cikal bakal songket yang ada di Sumbar, berasal dari Silungkang,” terang mantan Ketua Persatuan Keluarga Silungkang Kota Padang tiga periode itu.

 

Baginya, keberadaan WBTb dan sertifikat IG yang kini menempel di songket Silungkang, harus dimanfaatkan untuk menjadikan songket Silungkang sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO, yang tentunya didukung dengan sejarah yang dimiliki songket Silungkang itu sendiri.

Songket Silungkang, hadir sejak tahun 1430 masehi, terbilang jauh lebih tua dibandingkan dengan keberadaan pertambangan batu bara Ombilin, yang hadir ke bumi Sawahlunto di tahun 1888 masehi.

Dibalik itu semua, terang pria kelahiran 1953 yang kini mengembangkan mengembangkan usaha di bawah bendera Sentra Jepara di Kota Padang itu, pengrajin songket Silungkang harus memanfaatkan memen yang ada dengan menjadikan songket Silungkang yang sesuai dengan selera pasar.

Jika selama ini songket Silungkang identik dengan kondangan, lanjutnya, ke depan songket Silungkang sudah bisa menjadi pakaian keseharian. Sehingga pasar songket Silungkang semakin luas di tengah masyarakat. (h/dil)

 

 

loading...
Reporter : Fadil /  Editor : HSP

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 15 Juli 2020 - 13:26:45 WIB

    Penjualan Merosot Hingga Produksi Terhenti Akibat Pandemi Covid-19, Usaha Songket Limo Puti Rambah Pasar Online

    Penjualan Merosot Hingga Produksi Terhenti Akibat Pandemi Covid-19, Usaha Songket Limo Puti  Rambah Pasar Online HARIANHALUAN.COM - Akibat pandemi Covid-19 yang melanda Sumatra Barat (Sumbar) sejumlah mata pencarian masyarakat sempat vakum bahkan ada yang berhenti total, sehingga menyebabkan perekonomian anjlok dalam beberapa bulan tera.
  • Ahad, 08 September 2019 - 16:36:18 WIB

    Keren!!, Songket Silungkang Kini Sudah Bersertifikat IG

    Keren!!, Songket Silungkang Kini Sudah Bersertifikat IG SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Ada yang berbeda dengan ajang Sawahlunto Internasional Songket Silungkang Carnaval (SISSCa), yang digelar Minggu (8/9). Kain tenun buah karya tangan terampil warga Silungkang itu, kini resmi dia.
  • Jumat, 06 September 2019 - 21:52:31 WIB

    SISSCa akan Rilis Songket Silungkang Pewarna Alami

    SISSCa akan Rilis Songket Silungkang Pewarna Alami SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Ajang Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa) juga akan merilis produk kerajinan songket berbahan pewarna celup alami, dengan produk yang semakin berkualitas..
  • Senin, 17 Juni 2019 - 13:54:23 WIB

    Berdayakan Asset Pasar Songket, Sawahlunto Boyong Investor

    Berdayakan Asset Pasar Songket, Sawahlunto Boyong Investor SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Empat tahun tidak mendapat lirikan berarti dari pedagang, Pasar Songket yang berdiri megah di kawasan Simpang Muaro Kelaban Sawahlunto, kini ditawarkan ke pihak ketiga untuk dikelola dan dikemb.
  • Jumat, 26 Agustus 2016 - 04:26:38 WIB
    SAWAHLUNTO INTERNATIONAL SONGKET CARNAVAL 2016

    Pelangi Songket Pemersatu Peradaban Dunia

    Pelangi Songket Pemersatu Peradaban Dunia SAWAHLUNTO, HALUAN — Tidak kurang dari 1500 peserta kelompok dan per­orangan tampil dalam Sa­wahlunto International Song­ket Carnaval (SISCa) 2016. Arak-arakan pawai yang membelah ‘kota tua’ itu, menyedot perhatian p.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]