Gelar Unjuk Rasa, Aliansi BEM Sumbar Tuntut Gubernur Selesaikan Karhutla


Selasa, 17 September 2019 - 22:08:38 WIB
Gelar Unjuk Rasa, Aliansi BEM Sumbar Tuntut Gubernur Selesaikan Karhutla Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumatera Barat menggelar aksi damai di depan kantor gubernur, Selasa (17/9) siang. Dalam aksi tersebut, mereka ikut membakar dus telur . DANI

 

PADANG, HARIANHALUAN.COM — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumatera Barat menggelar aksi damai di depan kantor gubernur, Selasa (17/9) siang. Mereka menuntut Gubernur Sumbar beserta jajarannya segera menyelesaikan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Sumatera, khususnya Sumatera Barat.

Selain berorasi, para mahasiswa tersebut juga membakar berkanton-karton dus telur. Aksi ini sengaja mereka lakukan untuk menghasilkan asap, sehingga pejabat-pejabat di kantor gubernur juga merasakan hal yang sama dengan masyarakat yang terdampak kabut asap.

"Kami ingin gubernur berserta jajarannya merasakan apa yang dirasakan masyarakat Sumbar, Riau, dan Jambi selama beberapa bulan terakhir," kata Koordinator Pusat Aliansi BEM Sumbar, Ismail Zainuddin.

Ismail menyebut, aksi kali ini merupakan aksi nasional yang digelar serentak di sembilan titik di seluruh Indonesia. Di Sumbar sendiri, ia mengatakan setidaknya ada 400–500 peserta yang mengikuti aksi ini. Ada beberapa tuntutan yang diajukan oleh peserta aksi.

"Pertama, dan yang paling utama, adalah menuntut gubernur hadir langaung menemui rakyatnya. Selama ini, jika ada aksi, gubernur tidak pernah mau keluar," ujarnya.

Kedua, mereka ingin Gubernur Sumbar segera menyelesaikan permasalahan karhutla yang tengah melanda Sumbar. Ketiga, meminta Gubernur Sumbar untuk mendesak Gubernur Riau dan Jambi untuk segera menuntaskan permasalahan ini. Bagaimanapun, sumber kabut asap yang melanda Sumbar saat ini sebagian besar berasal dari kedua provinsi tersebut. Keempat, segera menangkap dan menindak korporasi-korporasi yang diduga menjadi penyebab karhutla di Sumatera.

"Terakhir, memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat Sumbar yang terkena dampak kabut asap," ucapnya.

Mahasiswa terus berorasi hingga sore hari, dan akhirnya bersedia ditemui oleh Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit. Namun, kemunculan Nasrul Abit tidak membuat peserta aksi puas. Mereka tetap bersikeras ingin bertemu dengan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.

"Gubernur saat ini sedang sibuk. Jadwalnya padat, sehingga tidak bisa menemui Adik-Adik. Kalau Adik-Adik memang bersikeras, insya Allah besok siang Gubernur akan bersedia bertemu," tutur Nasrul.

Dijanjikan seperti itu, peserta aksi pun akhirnya membubarkan diri, dan berjanji akan kembali menggelar aksi besok (hari ini, red) siang. (h/mg-dan)

 

loading...
Reporter : DANI /  Editor : DNJ

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]