Karhutla Rambah Sumbar, Dewan Minta Pemprov Bentuk Tim Khusus


Rabu, 18 September 2019 - 08:35:59 WIB
Karhutla Rambah Sumbar, Dewan Minta Pemprov Bentuk Tim Khusus ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Kalangan DPRD Sumbar meminta unsur terkait mengambil langkah pencegahan agar pencemaran udara akibat kabut asap yang meresahkan masyarakat tidak berulang dimasa mendatang.

Anggota DPRD Sumbar Fraksi Golkar Zarfi Deson mengatakan, kabut asap adalah persoalan yang terjadi hampir setiap tahun, mestinya ada langkah antisipasi agar pemcemaran udara akibat asap yang terjadi seperti sekarang bisa diminimalisir dimasa mendatang.

"Selain kiriman dari provinsi tetangga, sumber kabut asap ini ada juga yang berasal dari daerah kita, pemerintah provinsi mestinya membentuk tim khusus untuk melakukan investigasi apa penyebabnya, dan mencari solusi agar dampaknya bisa diminimalisir," ujarnya, di gedung DPRD Sumbar, Selasa (17/9).

Untuk hal ini, sambungnya, pengawasan ketat mesti dilakukan terhadap badan usaha yang membuka lahan dengan cara membakar hutan.

Ia menambahkan, jika keberadaan kabut asap terus berlarut ini akan mempengaruhi kualitas udara dan menimbulkan penyakit. Tidak hanya terhadap kesehatan, namun juga akan mempengaruhi sektor ekonomi, terutama dalam pendistribusian barang dagang. Sebab adanya kabut asap akan membuat jarak pandang pengendara terbatas dan rawan terjadi kecelakaaan.

“Bencana ini jangan sampai menelan korban jiwa, unsur terkait mesti menuntaskan secepatnya,” tegas dewan yang berasal dari Kecamatan Lenggayang Kabupaten Pesisir Selatan tersebut.

Sebelumnya, anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Demokrat, Darman Sahladi meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten/kota yang daerahnya terpapar kabut asap mengantisipasi dampak yang ditimbulkan dari pencemaran udara ini.

Darman yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Limapuluh Kota mengatakan, Dinkes daerah terkait harus siaga dan melakukan penanganan cepat ke tengah masyarakat

"Meskipun sumber asap itu dari provinsi tetangga, bisa saja ada masyarakat kita yang jadi korban karena paparannya. Jika memang diperlukan dinas terkait sebaiknya turun melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat, dan bisa juga melakukan pembagian masker," ucap Darman.

Terkait ini, kondisi kualitas udara di Sumbar yang terus menurun akibat kabut asap membuat Pemerintah Provinsi Sumbar mengeluarkan surat himbauan yang melarang siswa melakukan aktivitas di luar ruangan. (*)

loading...
Reporter : Leni /  Editor : DavidR

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]